Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PERISTIWA » Puluhan Guru – Siswa SMA Muhammadiyah Keracunan Makanan

Puluhan Guru – Siswa SMA Muhammadiyah Keracunan Makanan

(773 Views) April 11, 2016 6:01 pm | Published by | No comment
Keracunan Kue Banyuwangi

– Kapolsek Genteng Kompol Sumartono mendatangi korban keracunan yang dirawat di rumah sakit – Kemasan berisi kue yang diserahkan ke petugas untuk diselidiki – Kondisi Korban terbaring lemas saat di rumah sakit di Genteng

Banyuwangi, Memorandum – Puluhan guru dan siswa SMA Muhammadiyah Genteng harus dilarikan ke rumah sakit Sabtu (19/4) lalu. Mereka diduga menggalami keracunan saat menyantap hidangan yang disajikan dalam acara pelepasan siswa di hotel Mahkota, Genteng. Polisi kini masih menyelediki makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan itu.

Informasi di lapangan, guru dan siswa tersebut mulai merasakan mual-mual setelah mengkonsumsi kue yang disuguhkan dalam kemasan kotak. Kue yang dibagikan terdiri dari kue lemper, roti dan air mineral. Selain perut mual sebagian dari mereka juga ada muntah-muntah. Saat itu juga mereka dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Petugas dari Polsek Genteng segera mendatangi lokasi kejadian pasca mendengar informasi itu. Sejumlah orang yang mengetahui peristiwa itu diminta datang ke Polsek Genteng untuk dimintai  keterangan. “Kami juga mengambil sampel makanan yang masih utuh dan sisa yang dikomsumsi untuk dicek,” kata Kapolsek Genteng Kompol Sumartono.

Dari pemeriksaan sejumlah saksi, kue yang disajikan dalam acara itu dipesan secara terpisah. Kue lemper dipesan panitia dari  IS tinggal di Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Sedangkan roti dipesan dari toko milik AS, (46), warga Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

Dugaan keracunan diakibatkan kue lemper memang cukup kuat dan berdasar. Berdasarkan informasi sejumlah siswa termasuk para korban, kue lemper yang disajikan aromanya kurang sedap bahkan cenderung aneh.

Polisi saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan ilmiah kandungan dalam kue itu. Ini untuk memastikan benar tidaknya dua jenis kue itu yangmenjadi penyebab keracunan masal. “Kami juga akan memanggil pembuat kue yang dikonsumsi,” jelasnya.

Dari data yang dikumpulkan anggota Polsek Genteng jumlah korban keracunan yang dilarikan ke rumah sakit berjumlah 57 orang. Berutung kejadian ini tidak berakibat fatal. Sejumlah korban keracunan sebagian sudah diperbolehkan pulang. Sebab kondisi mereka sudah membaik setelah menjalani perawatan. “41 orang sudah diperbolehkan pulang sedangkan sisanya harus menjalani rawat inap,” katanya.(swa/jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Puluhan Guru – Siswa SMA Muhammadiyah Keracunan Makanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*