Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » PT BSI Perluas CSR Pemberdayaan Ekonomi

PT BSI Perluas CSR Pemberdayaan Ekonomi

(344 Views) April 19, 2017 12:21 pm | Published by | No comment

– Penanaman perdana program Padi SRI di Desa Kandangan, kemarin. (Memorandum – Siswanto)

Banyuwangi, Memorandum – Setelah memperkenalkan program Padi SRI (System of Rice Intensification) pada tahun 2015, kini PT Bumi Suksesindo (BSI) mulai memperluas wilayah sasaran program CSR (Mommunity Social Responsibility) pemberdayaan ekonomi. Kali ini, PT BSI kembali melaksanakan penanaman perdana program Padi SRI dengan menggandeng Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Yayasan Dewi Nusa Bakti (YDNB) di Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, dengan melibatkan sekitar 90 petani dari 5 kelompok tani setempat, Senin (17/4).

General Manager PT BSI, James Francis, ikut serta dalam kegiatan seremonial penanaman perdana di Desa Kandangan. Menurutnya, PT BSI turut membantu meningkatkan pendapatan petani yang berada di sekitar area operasional perusahaan. “Program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan pertambangan emas PT BSI dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus mendukung program Pemerintah dalam bidang ketahanan pangan,” kata James.

Koordinator BPP wilayah Kecamatan Pesanggaran, AA Ruhaeman SP., mengatakan, inisitiaf ini tentu akan menghemat biaya produksi, serta hemat tenaga kerja, dan hemat air. Sehingga dipastikan marjin keuntungan bagi kelompok petani akan meningkat. “Pengetahuan yang didapat metode penanaman padi SRI dapat diaplikasikan ke tanaman lain seperti buah naga, jeruk dan sayuran. Pengalaman ini, peningkatan produktifitas padi antara 35-40% dibanding dengan padi metode konvensional,” ungkap Ruhaeman.

Program Padi SRI dilaksanakan Sekolah Lapang dalam meningkatkan pengetahuan, informasi dan ketrampilan petani berlandaskan pertanian berkelanjutan dan prinsip ramah lingkungan.

Direktur YDNB Djuwito, menjelaskan, kelompok tani akan mengikuti sekolah lapang sebanyak 10 kali pertemuan dengan materi teori dan praktek. “Mereka akan menerima materi tentang ekologi tanah, pembuatan pupuk organik cair dan padat, serta pestisida organik dengan memanfaatkan bahan-bahan sekitar mereka seperti daun-daunan, ponggol pisang, dan serbuk gergaji,” tutur Djuwito. (swa/*)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for PT BSI Perluas CSR Pemberdayaan Ekonomi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*