Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Potong Bebek Penataban Bandel

Potong Bebek Penataban Bandel

(1072 Views) April 4, 2016 2:22 pm | Published by | No comment
Jpeg

Usaha Potong Bebek

Banyuwangi, Memorandum – Meskipun masih belum mengantongi izin usaha, tempat pemotongan hewan bebek, di Lingkungan Krajan II, Kelurahan Penataban tetap nekad beroperasi. Bahkan pemerintah daerah tidak menggubris keluhan masyarakat yang terdampak terganggunya. Ironisnya Petugas Satpol PP yang nota bene bisa menjaga Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Kecamatan Giri angkat tangan dan menyerahkan penanganan persoalan ini ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten.

Seperti dituturkan, Kasi Trantib Kecamatan Giri, Rakhmad menyatakan hingga saat ini pemotongan ayam tersebut masih beroperasi. Pihaknya sudah beberapa kali datang dan memperingatkan pemilik usaha  pemotongan bebek itu untuk menghentikan usahanya sebelum mengantongi izin. “Kalau memang ada masalah dengan warga sekitar  saya sarankan segera dicari solusinya,” ujarnya.

Meski sudah berulangkali diperingati, namun sepertinya tetap saja diabaikan pemilik usaha potong bebek tersebut. Padahal, kata Dia, tidak hanya dirinya saja yang memperingati pemilik usaha tersebut.  Lurah Penataban pun sudah melakukan hal yang sama.

Setiap kali datang ke tempat itu, lanjutnya, dirinya selalu bersama Lurah Penataban. Diapun mengakui adanya polusi bau dari pemotongan bebek itu. “Kami sudah tujuh kali datang ke sana, namun tetap tidak ada hasilnya, jika tidak percaya bisa anda tanyakan ke Lurah Penataban,” jelasnya.

Pria ini mengaku dirinya tidak bisa memberikan sanksi terhadap usaha tersebut. Sebab, menurutnya tugas Kasi Tramtib hanya sebatas memberikan saran dan peringatan saja. Sedangkan tindakan seperti penutupan menjadi kewenangan Satpol PP. “Saya sudah bertugas dan sudah melapor ke Satpol PP Kabupaten (Banyuwangi, red). Soal tindakan dan sangsi kami serahkan sepenuhnya kepada Satpol PP selaku pihak yang memiliki wewenang,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, pihak Satpol PP sudah memberikan surat teguran pada pemilik usaha tersebut. Sebab usaha itu sama sekali tidak mengantongi izin. Pasca dikeluarkannya surat peringatan pertama itu, pihak Kasi Tramtib dan Lurah Penataban menawarkan diri untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Satpol PP ppun menyetujuinya.

Seperti pernah diberitakan usaha pemotongan bebek milik Subagio, dan Tyas alias John mendapatkan protes dari warga sekitar. Warga mempersoalkan polusi dan limbahpemotongan bebek yang dibuang ke sungai. Warga juga mempertanyakan izin dari usaha tersebut. Pemilik membantah usahanya menghasilkan polusi. Namun mereka tidak mengakui belum memiliki izin usaha.

Mengenai izin, pemilik pemotongan bebek ini mengaku belum memiliki izin apapun. Mereka mengaku sudah berusaha untuk mengurus izin namun tidak biasa karena ada syarat yang belum terpenuhi. “Kami sudah lama mengajukan izin, tapi tidak bisa karena terkendala HO,” jelas John, ditemui Memorandum beberapa waktu lalu.

Usaha pemotongan bebek itu beroperasi sejak pagi hingga sore hari. Dalam sehari bebek yang dipotong dan direbus di lokasi itu mencapai 200 hingga 250 ekor. Namun mereka mengaku pemotongan dan perebusan hingga pencabutan bulu dilakukan pada pagi hingga sore saja. Untuk malam hari hanya ada aktivitas pengangkutan yang dilakukan antara pukul 23.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.(jai)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Potong Bebek Penataban Bandel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*