Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Polsek Genteng Terbaik, Polsek Glenmore Terburuk

Polsek Genteng Terbaik, Polsek Glenmore Terburuk

(1492 Views) November 18, 2015 12:30 pm | Published by | No comment

Kapolres Nilai Kinerja 25 Kapolsek

Banyuwangi, Memorandum – Upacara Jamwas pimpinan di halaman Mapolres terlihat berbeda. Ada penyerahan reward piala kinerja Polsek terbaik dan Polsek terkendor, yang disampaikan langsung Kapolres Bastoni Purnama, S.I.K, Selasa (17/11).

Reward Untuk Kapolsek

Kapolsek Glenmore Iptu Mujiono menerima reward tangan hitam dari Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama

Kapolsek Genteng Kompol Sumartono dan Kapolsek Glenmore Iptu Mujiono sama-sama mendapat hadiah dari Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama. Namun makna reward-nya berberda.

Penerima piala patung tangan emas yang sedang mengacungkan jempol , Kompol Sumartono, memiliki simbol kinerja Polsek Genteng terbaik diantara 25 jajaran Polsek di Banyuwangi. Sedangkan, penerima piala tangan warna hitam sama mengacungkan jempol Iptu Mujiono, bermakna kinerka Polsek Glenmore terburuk diantara polsek seluruhnya di wilayah kerja Banyuwangi.

Namun, pemberian reward semacam ini sejatinya bukan barang baru di jajaran Polres Banyuwangi. sejak kepemimpinan di era Kapolres AKBP Rahmat Mulyana juga pernah dilakukan. Cuma saat itu penghargaan diberikan dari sisi penilaian jumlah ungkap kasus saja. Bagi yang terendah diberi bendera hitam. Untuk angka ungkap yang tertinggi berhak atas bendera putih. Praktek itu juga diadopsi di era Kapolres AKBP Tribisono Soemiharso.

Kepemimpinan Kapolres Banyuwangi ,  AKBP Bastoni Purnama SIK  sisi penilaian diperbaiki. Setidaknya ada empat poin yang masuk dalam kriteria penilaian. Yakni mengenai administrasi, operasional, penampilan polsek dan kinerja polsek.

“Dari Empat kriteria itu masih terbagi dalam beberapa item yang dinilai. Misalnya bidang administrasi yang meliputi panel data, kegiatan harian, mingguan, bulanan, sampai register penjagaan,” terang Kabagsumda Kompol Mustakim kepada Memorandum, kemarin.

Dia menambahkan, patroli yang dilakukan aparat juga masuk penilaian. Baik itu yang menggunakan roda empat, roda dua, sepeda, jalan kaki hingga dialogis. Termasuk pengaturan lalulintas juga ikut dinilai .

Untuk administrasi nilainya 15 persen. Bidang operasional angkanya agak tinggi, yakni 30 persen. Sementara untuk aspek penampilan polsek sama dengan administrasi yaitu 15 persen. Nilai paling tinggi adalah 40 persen untuk kinerja kapolsek. Karena di situ termasuk nilai inovasi.

Kapolres AKBP Bastoni Purnama SIK, disela kegiatannya mengatakan  Bagi Polsek  yang menerima tangan emas jelas sangat bangga dan  menyenangkan . Sebaliknya bagi penerima tangan hitam jelas menjadi nasehat agar lebih meningkatkan kinerjanya bulan depan , pesan AKBP  Bastoni Purnama SIK .

“Yang menerima tangan emas tolong dipertahankan dan ditingkatkan kinerjanya jangan sampai kendor harus lebih giat lagi. Karena polsek lain akan berlomba untuk merebutnya. Bagi yang saat ini kinerjanya masuk terendah harap lebih dipacu lagi semangat anggotanya untuk lebih aktif dalam bertugas Terutama Babinkatibmas harus selalu pro aktib  ,” tegasnya  .

Diingatkan, AKBP Bastoni Purnam, pemberian reward tangan hitam bukan untuk menjatuhkan polsek yang bersangkutan. Justru sebaliknya patung itu untuk menjadi pemacu agar bekerja lebih baik lagi. (mam)

Sumber : Koran harian Memorandum

MEMORANDUM

Categorised in: ,

No comment for Polsek Genteng Terbaik, Polsek Glenmore Terburuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*