Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Petugas Pajak Palsu Ditangkap Reskrim

Petugas Pajak Palsu Ditangkap Reskrim

(741 Views) May 21, 2016 8:01 pm | Published by | No comment
Pelaku (berbaju batik) digiring petugas Polres Banyuwangi ke ruang penyidik

Pelaku (berbaju batik) digiring petugas Polres Banyuwangi ke ruang penyidik

Banyuwangi, Memorandum – Seorang pria yang mengaku sebagai petugas pajak diringkus aparat Polres Banyuwangi kemarin (20/5).  Laki-laki bernama M. Yulian, (45), ini tertangkap tangan meminta uang kepada pengusaha. Modusnya dia meminta uang saku untuk biaya pindah tempat dinas. Warga Kampung Sewu, Solo, Jawa Tengah ini mengaku sudah beraksi selama belasan tahun.

Penangkapan M. Yulian ini berawal dari laporan Sunoto Widodo, seorang pengusaha yang tinggal di Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kalipuro. Pria ini didatangi pelaku yang mengaku sebagai petugas pajak dari kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Banyuwangi. “Dia bilang mau pindah ke Ambon minta uang saku sebesar Rp 25 juta,” ujar Sunoto.

Tidak hanya itu, lanjut Sunoto, pelaku juga sempat meminta dirinya membantu mengupayakan uang agar pelaku tidak jadi dipindah ke Ambon. “Katanya biar tidak dipindah dia butuh Rp 500 juta untuk melobi pimpinannya,” sambungnya.

Karena merasa curiga, Sunoto kemudian menghubungi Fery, petugas KPP Banyuwangi. Mendapatkan informasi  ini Fery segera berkoordinasi dengan anggota Polres Banyuwangi. Selang beberapa menit kemudian, anggota Polres Banyuwangi bersama petugas pajak mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku.

Selanjutnya, pelaku digiring ke kantor KPP Banyuwangi.  Tak lama berselang, petugas membawa pelaku ke Polres Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan. Dari tangan pelaku, petugas menyita uang yang diberikan Sunoto sebagai barang bukti dalam perkara ini.

Kepala KPP Banyuwangi, Rafael Alun Tri Sambodo menyatakan pihaknya sudah beberapa kali mendapatkan keluhan dari wajib pajak terkait adanya petugas yang meminta uang. Menurutnya sudah cukup banyak wajib pajak yang menjadi korban. Rata-rata korbannya berdomisili di wilayah Glenmor, Kalibaru, Gambiran, dan sekitarnya.

Menanggapi hal itu, pihaknya meminta kepada wajib pajak untuk segera melapor ke KPP Banyuwangi jika mengalami kejadian seperti itu. Pihaknya memiliki petugas khusus yang disebut unit kepatuhan internal untuk menangani persoalan itu. “Begitu tadi kami mendapatkan laporan langsung kita tindak lanjuti bersama petugas Kepolisian,” jelasnya.

Pengakuan M. Yulian dirinya pernah menjadi petugas pajak. Namun dirinya sudah dipecat pada tahun 2003 lalu. Sejak itu dirinya mulai mengaku-ngaku sebagai petugas pajak dan meminta uang kepada wajib pajak. Dalam sehari dirinya mengaku bisa mendapatkan korban hingga 3 wajib pajak. Mengenai nilainya pria ini mengaku hanya dalam kisaran ratusan ribu tiap korban. “Paling sehari dapat Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu,” akunya.

Pria ini mengaku tinggal di wilayah Jember. Selama ini dia sudah pernah beraksi di beberapa kota di Jawa Timur termasuk Surabaya. Namun belakangan ini dia hanya beraksi di wilayah Jember dan Banyuwangi saja. “Hanya di Jember dan Banyuwangi saja, Situbondo dan Bondowoso belum pernah,” ujarnya.(jai)

Sumber| Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Petugas Pajak Palsu Ditangkap Reskrim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*