Peredaran Mikol di Swalayan dan Toko Dilarang

787 views
banner 468x60)

HandokoBanyuwangi, Memorandum – Pansus Raperda perubahan Perda No. 4 Tahun 2007, tentang Pengawasan, Pengendalian, Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol, Handoko, SE menegaskan larangan penjualan mikol (minuman beralkohol) di swalayan maupun toko pengecer tetap masuk dalam revisi Perda. Ada salah satu deregulasi termasuk salah satunya melonggarkan kembali penjualan minuman beralkohol dan sejenisnya, oleh Menteri Perdagangan RI baru , Thomas Trikasih Lembong sebagai penganti Rahmat Gobel.

Hasil konsultasi Pansus ke Kemendagri, Perubahan perda No 4 Tahun 2007 harus disesuaikan dengan Permendag, No 6 /M-DAG/PER/I/2015 tentang perubahan kedua Permendag No. 20/M-DAG/PER/4/2014. “Minuman beralkohol tetap dilarang dijual di swalayan maupun toko pengecer” ungkap Handoko, Ketua Pansus Mikol di ruang Komisi II DPRD, Senin (26/10).

Minumal cukrik atau arak tetap menjadi topik bahasan untuk dilarang. Namun diharapkan ada muatan lokal halnya tradisi suguhan minuman tradisional beralkohol dalam upacara ataupun tradisi adat. “Untuk itu kita akan studi banding ke Bali sebagai refrensim,” tambah Handoko. (ydi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply

*