Thursday, August 6, 2020
Home EKONOMI Peraturan Kawasan Strategis Memadukan Tiga Kepentingan

Peraturan Kawasan Strategis Memadukan Tiga Kepentingan

Banyuwangi, Memo – Pro kontra isi rancangan draf peraturan daerah (Perda) tentang Rencana Penataan Ruang Kawasan Stategis Tumpang Pitu Kec. Pesanggaran justru akan mengikat investasi dikawasan itu. Melindungan hak dan kewajiban stake holder pemerintah – masyarakat dan investor.

Bupatai Abdullah Azwar Anas, M.Si dalam nota pengantar mengawali pembahasan draf rancangan itu, menegaskan, BAB dan pasal rancangan Perda itu berdasar azas yang sesuai dan serasi dengan penataan ruang wilayah nasional, penataan ruang wilayah propinsi, dan kawasan-kawasan strategis propinsi dan penataan ruang wilayah kabupaten dan kawasan-kawasan strategis Kabupaten Banyuwangi.

Fungsi rencana tata ruang kawasan strategis Tumpang Pitu, lanjut Anas, sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Rencana Pembangunan Jangka Pendek Daerah. Acuan dalam pemanfaatan ruang dan pengembangan wilayah kabupaten dan kawasan strategis Tumpang Pitu Banyuwangi.  Mewujudkan keseimbangan pembangunan wilayah kabupaten Banyuwangi. Acuan wilayah investasi dalam wilayah kabupaten umumnya, khususnya wilayah kawasan strategis Tumpang Pitu yang dilakukan Pemerintah, masyarakat dan swasta.

Ada kawasan pedesaan berkelanjutan berbasis kepada pengembangan pariwisata, perikanan, pertanian, kehutanan dan pertambangan, dengan menjaga keseimbangan ekosistem kawasan dalam rangka pemanfaatan sumber daya alam yang aman dan terkendali.

Penataan ruang kawasan strategis Tumpang Pitu, pemerintah daerah sesuai aturan perundanganan akan melakukan, pengaturan, pembinaan dan pengawasan dalam pelaksanaan penataan ruang kawasan strategis Tumpang Pitu.

Kawasan strategis Tumpang Pitu yang masuk dalam perencanaan, –  wilayah administrasi Desa Sumberagung dan Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran sudah masuk dalam RTRW (rencana tata ruang wilayah) kabupaten tahun 2012-2032. Luas kawasan strategis Tumpang Pitu Pesanggaran terhitung luasnya 10.051 HA. Wilayah perencanaan memiliki batas. Batas barat, Kali Karangtambak, batas utara jalan desa, batas timur Kali gonggo, batas selatan Samudera Hindia.

Itu semua disampaikan dalam agenda paripurna dewan, belum lama ini, dipimpin Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara, SE didampingi tiga Wakil Ketua DPRD, yakni H. M Joni Subagyo, SH.MH, Ismoko, SE dan Sri Utami Faktuningsih.

Terpisah, Forum Kajian dan Study Pembangunan (FKSP) Banyuwangi, mendukung penyusunan regulasi yang mengatur penataan ruang kawasan strategis Tumpang Pitu. Alasan, disampaikan Humas FKSP, Hari Suharto kepada Memo, Sabtu (3/10), dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, diperlukan kebijakan pembangunan yang tepat.

Rencana tata ruang bagian dari intervensi positif, agar terwujud alokasi ruang yang nyaman, produktif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan keseimbangan tingkat perkembangan wilayah. Maka dengan berbasis penataan ruang, kebijakan pembangunan akan semakain berkelanjutan, memadukan pilar ekonomi, sosial budaya dan lingkungan.

“Peraturan itu, sebagai lokasi investasi yang tertata dengan baik sehingga mampu mengangkat perekonomian masyarakat sekitar,” jelas Hari Suharto. (ydi)

Sumber : Koran Harian Memorandum Jawa Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia