Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Pemprov Jabar Ingin Tiru Manajemen Birokrasi Entrepreneur Banyuwangi

Pemprov Jabar Ingin Tiru Manajemen Birokrasi Entrepreneur Banyuwangi

(1064 Views) September 24, 2014 5:04 pm | Published by | No comment

BANYUWANGI- Langkah Pemkab Banyuwangi menerapkan manajemen birokrasi entrepreneur menarik Pemprov Jawa Barat untuk melakukan benchmarking di kabupaten yang telah menerima penghargaan sebagai kabupaten terbaik bidang kinerja pemerintahan ini.

Dipimpin Kepala Penyelenggara Badan Diklat Kepemimpinan dan Fungsional, Pemprov Jawa Barat, M Ade Afriandi MT, rombongan peserta Diklatpim IV angkatan IV ini  langsung diterima Bupati Abdullah Azwar Anas, di ruang Rempeg Jogopati, Selasa (23/9).

Dalam kesempatan itu,  Bupati Anas menyampaikan kunci keberhasilan manajerial bawahannya. Salah satunya Bupati meminta SKPD untuk bekerja sama menjadi team work dan melepaskan ego sektoral dalam menyelesaikan sebuah program. “Contoh saat event Banyuwangi Festival, semua SKPD terlibat langsung menjadi Event Organizer (EO). Semuanya memiliki peran yang sama-sama penting untuk mensukseskan acara,” kata Bupati Anas.

Selain itu, birokrasi ditempa untuk terbiasa mandiri dan tidak terpaku pada program yang anggarannya di APBD terbatas. Tetapi birokrasi harus bisa mencari private partnership untuk menjadi rekanan dalam menjalankan sebuah program inovasi. Contohnya membangun taman publik, pemkab menjalin kerja sama dengan PT Telkom melalui program CSR-nya. “Itu salah satu modal kita untuk terus memaksimalkan hasil program inovasi kita dengan APBD yang terbatas,”ujar Bupati Anas.

Mendengar hal itu, Afriandi sangat tertarik untuk meniru apa yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi. “Kami sangat terinspirasi sekali dengan apa yang disampaikan Bupati. Leadership itu memang sangat menentukan sistem yang berjalan di dalam birokrasi. Setelah pulang dari sini kami ingin segera menerapkan pola-pola pemkab yang sangat inovatif. Di tempat kami sistem yang berjalan masih menggunakan pola top down, dimana ruang berinovasi masih sangat sedikit,” kata Afriandi.

Selain Pemprov Jawa Barat, secara bersamaan 30 peserta diklatpim IV Pemkot Bogor hadir juga ingin melakukan benchmarking best practice tentang semua inovasi yang dibuat Banyuwangi. Salah satunya, Pemkot Bogor ingin meniru semua pengembangan dan inovasi yang telah dilakukan Banyuwangi. “Salah satu yang menarik bagi kami kepemimpinan beliau yang penuh inovasi, unsur birokrasi dan masyarakat yang saling mendukung, sangat ingin kami adopt untuk pengembangan kota Bogor sebagai daerah penyangga ibukota,” kata Kabid Diklat, di Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pemkot Bogor, Elly Yulia.(Humas Protokol)

Categorised in:

No comment for Pemprov Jabar Ingin Tiru Manajemen Birokrasi Entrepreneur Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*