Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Pehutani Diduga Sengaja mendiamkan

Pehutani Diduga Sengaja mendiamkan

(1093 Views) December 16, 2015 3:58 pm | Published by | No comment
Perhutani Gaul

Perhutani Gaul Purwoharjo

Banyuwangi, Memorandum – Pencurian stok kayu jati milik Perum Perhutani di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Gaul, Grajagan, beberapa waktu lalu, diduga bukan yang pertama kali terjadi. Informasi yang berhasil  dihimpun Memorandum di lapangan, pencurian kayu jati dengan modus yang sama itu sedikitnya sudah 3 kali terjadi di TPK Gaul.

Sebuah sumber terpercaya di lingkungan TPK Gaul, mengungkapkan, tetangkapnya Truk tonton warna hijau dengan Nopol H1838 PJ bermuatan kayu jati di Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring oleh Polhutmob Perhutani beberapa hari lalu, bukanlah kejadian pertama pencurian kayu di TPK Gaul. “Sebelum ini sudah tiga kali terjadi pengangkutan kayu keluar TPK dengan modus menumpang angkutan pengiriman kayu kepada pembeli resmi,” ungkap sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya itu.

Sebagaimana diberitakan harian ini kemarin, tanggal 21 Nopember 2015 lalu Polhutmob Perum Perhutani KPH Banyuwangi Selatan berhasil menangkap sebuah truk tonton yang tengah mengangkut kayu jati di sekitar Dusun Simbar, Desa Tampo, Cluring. Setelah diusut, kayu sebanyak 24 M3 tersebut ternyata berasal dari TPK Gaul, Grajagan. Karena pengemudi truk tidak bisa menunjukkan dokumen kayu, Polhutmob kemudian menggiring truk tersebut kembali ke TPK Gaul.

Terkait kasus tersebut, Manager Komersial Kayu Perum Perhutani wilayah Banyuwangi, Joko Santoso, menjelaskan, modus pencurian di TPK Gaul itu adalah; ada pembelian kayu sebanyak 10 M3 tetapi dikiim ebanyak 24 M3. Joko membenarkan kalau kasus pencurian terebut melibatkan Ketua TPK Gaul, yakni; Sektihadi, yang dibantu 3 orang staf-nya, Agus, Wandi dan Ndari. Menurut Joko, untuk ementara mereka sudah diberi sanksi pelanggaran disiplin berupa mutasi. Sektihadi saat ini dipindah-tugas ke Pobolinggo, Agus dipindah ke Kantor KBM Banyuwangi, Wandi dipindah ke TPK Bajulmati dan Ndari dimutasi ke TPK Kalipuro. “Sementara ini yang ditugaskan sebagai Kepala TPK Gaul yang adalah Pak Rifa’i,” jelas Joko.

Sementara itu, kasus yang memalukan terebut diam-diam ternyata juga sedang diincar oleh pihak kepolisian. Saat ini, bebeapa petugas kepolisian juga tengah mengumpulkan data dan mempelajari kaus tersebut. (bud/swa)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Pehutani Diduga Sengaja mendiamkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*