Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » PCNU Banyuwangi, Desak Polisi Usut Logo Palu Arit Pada Spanduk Demo Anti Tambang

PCNU Banyuwangi, Desak Polisi Usut Logo Palu Arit Pada Spanduk Demo Anti Tambang

(341 Views) April 7, 2017 6:53 pm | Published by | No comment

– Wakil Ketua PCNU Banyuwangi, H Nanang Nur Ahmadi (baju putih) bersama kader NU usai menyampaikan pengaduan ke Polres. (Memorandum – Muh Hujaini)

Banyuwangi, Memorandum – Munculnya logo Palu Arit dalam spanduk pengunjuk rasa anti tambang mendapat  reaksi keras dari ormas Islam Banyuwangi. Perwakilan dari Pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi dan Majelis Wakil  Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pesanggaran datang ke Polres Banyuwangi kemarin (7/4). Mereka mendesak Polisi mengusut munculnya logo partai terlarang tersebut.

Belasan kader NU datang ke Polres sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka dipimpin Wakil Ketua PCNU Banyuwangi, Nanang Nur Ahmadi dan Ketua MWCNU Pesanggaran Makinudin. Hadir juga Ketua Forum Silaturahmi  Kader Ansor dan NU (FOSKANU) Abdillah Rafsanjani. Di Polres mereka diterima Kasat Intelkam Polres Banyuwangi AKP Bambang TB.

Menurutt Nanang Nur Ahmadi, kedatangannya ke Polres Banyuwangi untuk  mengadukan munculnya logo Palu Arit dalam pada spanduk unjuk rasa anti tambang tersebut. Pihaknya juga meminta Polisi segera menindak lanjuti hal itu. Bersama dengan penyampaian pengaduan itu pihaknya menyertakan bukti  berupa rekaman dan foto  adanya logo Palu Arit tersebut.

Dia menegaskan, sikap PCNU sangat jelas. Sebagai anak bangsa dirinya bersama umat siap menjadi garda terdepan akan mendukung aparat Kepolisian untuk menumpas gerakan komunis yang ada di Indonesia khususnya di Banyuwangi. “PKI adalah organisasi terlarang di negara kita, musuh bersama,” tegasnya.

Senada dengan Nanang, Ketua MWCNU Pesanggaran, Makinudin, NU sebagai salah satau penyangga Negara mendesak pihak kepolisian untuk  menindak lanjuti permasalahan ini. Makinudin menegaskan dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan demonya. Tetapi hanya mempersoalkan munculnya logo Palu Arit tersebut pada spanduk yang  digunakan Demo.

Persoalan ini menurutnya harus segera diusut. Karena jika dibiarkan maka yang menjadi korban adalah masyarakat. “Dikhawatirkan salah arah, harus ada tindakan yang jelas bagi pelaku,” pintanya.

Dalam kesempatan yang sama Abdillah Rafsanjani menegaskan pengaduan itu dilakukan untuk mencegah adanya konflik horisontal di Pesanggaran. Jika ditarik kebelakang, menurutnya pernah terjadi pembakaran, pembongkaran  dan pemaksaan kehendak. Menurutnya hal itu adalah ciri komunis jika ada  keinginan yang tidak tercapai. “Karena itu dengan munculnya logo Palu Arit ini, kita kaitkan jangan-jangan memang ada komunis yang bermain dibelakang ini,” ungkapnya. (jai)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in: ,

No comment for PCNU Banyuwangi, Desak Polisi Usut Logo Palu Arit Pada Spanduk Demo Anti Tambang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*