Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali

Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Pansus PT PBS Minta Penjelasan Mantan Pengelola Kapal LCT Sritanjung

Pansus PT PBS Minta Penjelasan Mantan Pengelola Kapal LCT Sritanjung

(516 Views) July 1, 2016 11:42 pm | Published by | No comment

Banyuwangi,memorandum – Sebelum rekomendasi diluncurkan, Pansus Penyalesaian Persoalan Permasalahan PT.PBS, DPRD Banyuwangi terus melakukan pengumpulan data maupun keterangan dari berbagai pihak. Setelah melakukan rapat kerja, bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bagian Perekonomian Pemkab Banyuwangi, serta perwakilan Karyawan PT PBS.  Giliran mantan –mantan direktur pengelola dua kapal LCT Sritanjung, sejak awal tahun 2004 hingga tahun 2011, Jum’at (28/06/2016) bertempat di ruang Komisi I DPRD Banyuwangi.

Hadir dalam rapat kerja, Mantan Ketua KPPRI Bangkit Bersama, H.Masduki, mantan Direktur PT.PBS, Suwarno dan Prayudi, perwakilan Karyawan PT.PBS dan beberapa perwakilan elemen masyarakat.

Wakil Ketua Pansus PT PBS, Handoko, SE., mengatakan, terkait dengan persoalan regulasi , keterangan atau penjelasan yang disampaikan oleh mantan-mantan pengelolan dua Kapal LCT milik Pemkab Banyuwangi, sudah cukup jelas untuk dijadikan refensi. Mereka juga merasa sangat prihatin terhadap kondisi dua kapal tersebut saat ini. “Harapan mantan-mantan pengelola Kapal LCT Sritanjung, berharap kepada Pansus untuk lebih maksimal menyikapi persolan PT.PBS” ucap Handoko saat dikonfirmasi Memorandum.

Selain meminta penjelanan persoalan regulasi pengelolan kapal kepada mantan pengelola Kapal LCT Sritanjung, dalam rapat kerja tersebut, pansus juga berupaya mengorek keterangan dari karyawan PT.PBS yang ikut ke Negara Jepang untuk membeli kapal baru, jenis KMP, untuk pengembangan usaha PT.PBS sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2013. Namun kenyataannya, setelah kapal tiba di Banyuwangi, kapal di take over ke perusahaan lain. Selanjutnya dari pengakuan yang disampaikan, dana yang dipergunakan untuk ke Jepang mengambil anggaran PT.PBS. “Keterangan  yang disampaikan bersifat subyektif ,maka akan menjadi masukan dan alat bukti Pansus” ungkap Handoko dari fraksi Demokrat.

Sementara terkait dengan rencana Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan melelang dua kapal LCT Sritanjung. Sebagian besar anggota Pansus PT.PBS menolak rencana tersebut.  Karena dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 19 tahun 2016. (ydi)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Pansus PT PBS Minta Penjelasan Mantan Pengelola Kapal LCT Sritanjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

you MUST enable javascript to be able to comment