Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Pansus PT. PBS DPRD Tuntas, Hasil Rekomendasi Diumumkan

Pansus PT. PBS DPRD Tuntas, Hasil Rekomendasi Diumumkan

(658 Views) August 18, 2016 1:18 pm | Published by | No comment

Selisih Miliaran, Audit Ulang Atau Diserahkan ke Ranah Hukum

Rekomendasi Pansus PBS Joni Subagio

Wakil Ketua DPRD, H.M Joni Subagio, SH, MH

Banyuwangi, Memorandum – Meski sempat tertunda,akhirnya hasil kerja Pansus DPRD tentang Penyelamatan PT. Pelayaran Banyuwangi Sejati (PBS), pengelola dua kapal Landing Craft Tank (LCT) Sri Tanjung yang tenggelam di anjungan Pelabuhan Ketapang, beberapa lalu diumumkan resmi oleh DPRD.

Disampaikan Wakil Ketua DPRD, H.M Joni Subagi, SH, MH dari F.PKB mengatakan, rekomendasi DPRD  terkait PT.PBS diantaranya, Pemerintah Daerah wajib mendesak menejemen PT.PBS untuk segera membayar gaji karyawan tanpa membebani keuangan daerah atau APBD.

“PT.PBS harus segera membayar gaji karyawan yang belum terbayar 5 Bulan, tanpa membebani APBD. PT. Managemen PBS dianggap (Pansus DPRD) melakukan kesalahan sendiri,” ucap H.Joni Subagio, usia paripurna Internal, Selasa (15/8).

Seterusnya Joni menyampaikan, dianggap Pansus DPRD, PT. PBS tidak profesioanl dalam pengelolaan asset Pemkab Banyuwangi, perihal temuan dugaan adanya selisih laporan keuangan antara data bukti setor dari ASDP ke rekening PT PBS. Hasil temuan dari Tim Audit Independen yang didatangkan menejemen saat itu. Untuk itu, DPRD merekomendasikan Pemkab untuk segera melakukan audit ulang, karena disinyalir ada upaya penyalagunaan wewenang dan penyimpangan keuangan, akibat dari pengelolaan menejemen yang tidak profesional. “Dewan merekomendasikan kepada Pemkab, untuk audit keuangan PT.PBS ulang menghadirkan auditor independent baru atau BPKP, karena ada selisih keuangan yang cukup besar,” jelasnya.

Sebagai upaya penyelamatan aset daerah itu, DPRD meminta Pemkab Banyuwangi untuk melakukan evaluasi  sewa menyewa Kapal LCT Sritanjung dengan PT.PBS. Serta mengganti menejemen PT.PBS yang dinilai ingkar janji tidak memenuhi kewajibannya kepada Pemkab.

“Juga ditemukan indikasi adanya persekongkolan terselebung antara PT. PBS dengan pihak lain, terkait dengan disalahgunakannya keuangan PT.PBS untuk mendatangkan kapal jenis KMP dari negara Jepang (Kapal Agung Wilis, red) sebagai upaya pengembangan usaha perusahaan.  Namun setelah kapal sampai di perairan Banyuwangi, kapal tersebut di pindahtangankan ke PT. Tiga Berlian Timur (PT.TBT). Pemkab harus minta ganti rugi keuangan kepada PT. PBS atau melakukan langkah hukum” tegas Joni.

Ditemui usai Paripurna Pidato kenegaraan Presiden Jokowi di DPRD Banyuwangi, kemarin (16/8), Bupati H. Abdullah Azwar Anas, M.Si, menyambut baik hasil rekomendasi tersebut. Salah satunya audit terhadap keuangan PT.PBS telah dilakukan. Hasilnya, pengeluaran keuangan menejemen PT.PBS tidak sebanding dengan perolehan pendapatannya, selain itu, jumlah pegawai di perusahaan pelayaran tersebut tidak berimbang dengan pemasukan keuangan yang diterimanya.

Terkait temuan Pansus PT. PBS DPRD, tentang selisih keuangan miliaran antara data dari ASDP dengan hasil audit independen yang dilakukan perusahaan, Bupati Anas menganggap itu masih sebuah wacana dugaan pra duga tak bersalah, yang perlu adanya pembuktian kebenarannya. “Fakta sebenarnya baru bisa terungkap  setelah dihitung secara pasti” ungkap Anas, yang menambahkan gaji karyawan harus dipenuh PT.PBS untuk membayar, tanpa membebani APBD. (ydi)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Pansus PT. PBS DPRD Tuntas, Hasil Rekomendasi Diumumkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*