Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali

Click to open Menus
Home » PERISTIWA » Ombak Besar, Nelayan Pancer Enggan Melaut

Ombak Besar, Nelayan Pancer Enggan Melaut

(1079 Views) June 11, 2016 12:02 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Nelayan Pancer, Lampon dan Rajekwesi, enggan melaut karena kondisi ombak yang masih besar serta hasil tangkapan ikan mereka juga menurun.

Miskawi (47), nelayan andon asal Desa Kedungringin, Muncar, mengatakan, kondisi ombak di Pancer cukup besar dan cukup bahaya untuk melaut. “Kita tidak berani melaut dalam kondisi cuaca seperti ini. Ombak besar ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu,” kata Miskawi.

Hal senada juga diungkap oleh Sukardi, sorang nelayan Rajekwesi. Menurutnya, akibat ombak yang besar dan tinggi menyebabkan para nelayan Rajekwesi tidak berani melaut. ”Ombak besar dan tinggi itu membuat nelayan takut melaut karena khawatir perahu mereka karam dihantam ombak, seperti milik rekan-rekanya nelayan lainya,” ungkapnya.

Selama ini, kawasan Lampon dan sekitarnya yang berada di wilayah laut selatan Jawa, terkenal ombaknya yang ganas. Jum’at (10/6) kemarin, besarnya ombang dan air pasang yang melanda wilayah tersebut bahkan sempat masuk hingga ke lokasi wisata ‘Mutoko’ yang berada di Dusun Pancer.

“Masyarakat Pancer sempat panik setelah melihat kejadian ini. Biasanya air laut tidak sampai masuk di tempat wisata ini. Bahkan kali ini juga sampai masuk di tempat pelelangan ikan (TPI),” kata Kuswiyanto, nelayan setempat. (swa)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Ombak Besar, Nelayan Pancer Enggan Melaut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

you MUST enable javascript to be able to comment