Thursday, August 6, 2020
Home KRIMINAL Obok-Obok Kalibaru, Polisi Temukan Ribuan Pil Koplo

Obok-Obok Kalibaru, Polisi Temukan Ribuan Pil Koplo

Banyuwangi, Memorandum – Jajaran Satnarkoba Polres Banyuwangi kembali berhasil menciduk para pengedar dan pemasok ‘Pil Koplo’. Selain menangkap 3 orang pengedar dan pemasok, dalam operasi yang dilakukan di daerah Kalibaru, Selasa (26/1) malam kemarin, aparat Satnarkoba juga berhasil mengamankan puluhan ribu butir Pil Dextro dan Trihexyphenidil dari tangan para tersangka.

Ribuan Pil Dextro Banyuwangi
Para tersangka dan barang bukti, sat diamankan di Mapolres Banyuwangi

Operasi di daerah Kalibaru itu diawali dengan mendatangi Warung Sariagung di Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, sekitar pukul 18.00 WIB. Di tempat ini, petugas langsung mengamankan seorang pengedar bernama Sugeng Letari (33), warga Dusun Sepanjang Wetan, Desa Megalenan, Kec. Glenmore, yang kedapatan sedang menjual obat daftar G jenis Dextro. Dari tangan Sugeng, petugas mendapatkan barang bukti berupa 15 butir pil Trihexyphenidil dan sebuah HP Cross V5 yang biasa digunakan pelaku untuk komunikasi dengan pelanggannya. Kepada petugas, Sugeng mengaku mendapatkan barang-barang tersebut dari Andika, seorang pemasok obat asal Dusun Krajan, Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Jember.

Tidak puas dengan hasil yang minim, aparat kemudian bergeser ke Jalan Raya Jember tepatnya di Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis. Ditempat ini, petugas langsung menciduk Faikur Rohman (23), yang bekerja sebagai karyawan PT SUB,  Kalibaru, dan Andika (34) yang telah memasok Pil Dextro kepada Sugeng Lestari. Dari tangan Faikur Rohman, berhasil disita sebanyak 3000 butir pil dekstro dan 1 Hp Nokia warna hitam. Sementara dari tangan Andika ditemukan sebanyak 53.000 butir Trihexyphenidil, 17.600 butir Dekstro, uang tunai Rp 331 ribu, 2 buku catatan transaksi obat, Hp Nokia N8, serta sejumlah barang bukti lain.

Kasatnarkoba Polres Banyuwangi, AKP Agung Setia Budi, menjelaskan, Sugeng Lestari dan Faikur Rohman adalah pengedar obat yang mestinya dibeli dan dikonsumsi menggunakan resep dokter di wilayah Kalibaru dan Glenmore. Keduanya masuk dalam jaringan Andika. “Habis ketemu Sugeng ternyata Andika ganti menemui Faikur. Rupanya transaksi lebih besar berlangsung antara Faikur dan Andika,” jelas AKP Agung.

Menurut AKP Agung Setia Budi, Andika mengaku mendapatkan ribuan pil koplo itu dari seorang pemasok berinisial ‘HR’ asal Jakarta. Barang-barang farmasi itu dikirim ke Jember melalui jasa paket barang. “Keduanya berkomunikasi melalui HP. Kita coba cek tapi nomer yang kita hubungi sedang tidak aktif,” kata AKP Agung. (mam)

Sumber : Koran Harian Memorandum

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia