Saturday, August 8, 2020
Home PERISTIWA Nikah Ditahanan : Galih Nikahi Selfi, Meski Kasus Jalan Terus

Nikah Ditahanan : Galih Nikahi Selfi, Meski Kasus Jalan Terus

Tahanan NikahBanyuwangi, Memo – Suasana Mapolsek Genteng benar-benar dibuat berbeda, tampak seperti punya hajatan manten. Tapi mempelainya bukan anggota Polsek Genteng, melainkan tahanan tersangka pengeroyokan bernama Galih (23), Desa Jajag, Kecamatan Gambiran yang menikah dengan Mila Selfi Alvionita gadis pujaan hatinya, Senin (5/10).

Akad nikah berlangsung hikmad di Ruang Data Mapolsek Genteng sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas penghulu nikah siang itu resmi menikahkan tersangka kasus pengeroyokan terhadap Dwi Sapta Setiyawan (30), di depan Indomaret Jalan Gajah Mada Genteng dengan pujaan hatinya Mila Selfi Alvionita.

Prosesi nikah yang tidak biasa itu penuh haru. Status galih yang menyandang status sebagai tahanan polsek Genteng  yang membuat keluarga kedua mempelai diliputi rasa kasih. Sejatinya, prosesi pernikahan keduanya sudah dijadwal jauh hari sebelumnya. Lokasi akad nikah tidak di Polsek Genteng, tapi di KUA.

Rencana besar dua keluarga tersebut berubah setelah Galih tersangkut kasus pengeroyokan terhadap salah seorang pengendara motor lantaran mabuk  pengaruh  miras (3/10/2015) lalu. Peristiwa kriminal itu dilakukan tersangka bersama empat rekannya.

Tiga pelaku yang tertangkap antara lain, Galih warga Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Usman (22), tinggal di Dusun Lidah, Desa/Kecamatan Gambiran, serta Anton (22), pemuda Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

“WIT dan VK masih buron. Korban mengalami luka di kepala karena dihantam menggunakan roti kalung yang terbuat dari bekas gir sepeda motor. Luka itu mengakibatkan Dwi menjalani sembilan jahitan,” terang Kompol Sumartono.

Usai menjalani akad nikah, Galih langsung mencium kening istrinya. Bersama pendamping hidupnya, dia pun menyalami sejumlah kerabat yang hadir saat itu. Sayang, bila umumnya pengantin bersuka ria di pelampinan untuk menyalami tamu, Galih harus terkurung di tahanan. Karena usai akad nikah tersangka kasus pengeroyokan tersebut tak diperkenankan pulang.(mam)

Sumber : Koran Harian Memorandum Jaya Blambangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia