Namanya Unik, Anak Banyuwangi Ini juga Punya Bakat Catur dan Panahan

SEMPU – Dua dari empat saudara pasangan suami istri Sukari dan Wahyuningsih juga berprestasi. Di balik nama anak-anaknya yang unik, ternyata mereka juga memiliki bakat terpendam dalam dirinya.

Buktinya, anak pertama Sukari dan Wahyuningsih bernama ‘V’ juga berhasil meraih gelar di berbagai kejuaraan di sekolahnya. V berhasil menyabet juara 2 lomba Olimpiade IPA tingkat SD se-Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2017.

Bacaan Lainnya

Setahun berselang, V juga menyabet runner up lomba Sains yang diadakan salah satu mall terbesar di Banyuwangi.

Tapi, selain berprestasi di bidang akademik sebenarnya V juga memiliki bakat di bidang catur. Tapi karena kendala jarak saat latihan, V tak melanjutkan bakatnya.

“Jauh mas jaraknya kalau latihan, harus keluar banyuwangi. Disini pun kalau ada latihannya sampai malam, apalagi dia cewek jadi sering kepikiran kalau pulang larut malam,” ungkapnya.

Begitu halnya dengan anak keduanya J. Meski berbeda jalur dengan kakaknya yang berprestasi di bidang akademik, J justru cukup berprestasi di jalur non akademik.

J kini memilih cabang olahraga panahan untuk mengasah bakatnya.

“J dapat runner up di kelas panahan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten saat masih kelas 4 SD,” kata Sukari sambil memperlihatkan medali anak keduanya tersebut, Selasa (15/3/2022).

Untuk J sendiri yang kini sudah menginjak bangku kelas 5 SD, masih tetap fokus menggeluti olahraga panahan. Meski kejuaraan panahan masih rehat lantaran pandemi, namun J tetap serius untuk terus berlatih.

“J terus mengasah bakatnya setiap pulang sekolah. Metode pelatihannya pun J dapatkan dari platform YouTube,”

“Pekarangan rumah sini sama sebagian di sekolah. Pakai papan kayu sama alat panah tradisional pas latihan di rumah,” imbuhnya.

Sukari menyebut anaknya berlatih keras karena ingin yang terbaik.

“Persiapan mau ada kejuaraan dalam waktu dekat ini tepatnya tanggal 25-27, latihan terus digenjot. Berharap bisa dapat nomor kalau bisa ya juara satu, tutup Sukari.

Sukari dan Wahyuningsih memiliki empat anak bernama unik. Keduanya memutuskan memberi nama anaknya dengan kata singkat dan cukup satu huruf saja.

Mereka adalah V anak pertama, J anak kedua, L dan N masing-masing anak ketiga dan keempat. (mad)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.