Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Menhub Pantau Kesiapan Pelabuhan Ketapang

Menhub Pantau Kesiapan Pelabuhan Ketapang

(242 Views) June 19, 2017 9:56 am | Published by | No comment

Menhub saat meninjau pelabuhan ASDP Ketapang daj cek KMP Dewana Dharma

Banyuwangi, Memorandum -Saat berkunjung dan cek kesiapan kapal penyeberangan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (17/6) Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengingatkan pentingnya lashing dalam Kapal.
Dalam kunjungannya kali ini, pak Menteri didampingi Wakil Ketua Komisi V Michael Wattimena, Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto Iskandar, Dirjen Perhubungan Laut A. Tonny Budiono, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, dan Dirut ASDP Faik Fahmi datang dan mengecek Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dewana Dharma yang akan berangkat ke Gilimanuk. Ia bahkan menyempatkan dialog dan foto bersama dengan penumpang. Selanjutnya, Menhub mengecek area parkir kendaraan yang terletak di bagian dasar kapal, untuk memastikan seluruh kendaraan telah di-lashing. Satu persatu kendaraan diperiksa guna memastikan sudah di-lashing atau belum, termasuk mengecek kekuatan dan kwalitas dari pengikat kendaraan tersebut.
Kedatangannya kali ini memang untuk memastikan kesiapan sarana prasarana dalam kondisi baik, Karena beberapa waktu yang lalu ada kecelakaan tergulingnya kendaraan yang di parkir dalam kapal akibat tidak di lashing serta terkena guncangan arus yang sangat kuat.
Untuk itu, Menhub tidak henti-hentinya mengingatkan agar operator kapal penyeberangan selalu me-lashing atau mengikat kendaraan yang akan diseberangkan ke Gilimanuk. Hal ini harus dilakukan dan dievaluasi agar kendaraan stabil ketika ada gelombang tinggi dan cuaca buruk.
“Saya ingatkan lagi operator kapal agar me-lashing kendaraan sebelum kapal diberangkatkan ke Gilimanuk, untuk menghindari kecelakaan yang lebih besar. Kendaraan yang tidak di-lashing dapat mengganggu stabilitas kapal dan bisa terjadi benturan. Kalau bisa, lashingnya pakai besi,  jangan pakai tali. Karena dikhawatirkan tidak stabil kalau pakai tali,” ujar Menhub Budi.
Menhub juga mengingatkan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk, untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap kapal yang akan diberangkatkan. Sebab, dua pelabuhan ini mendapat perhatian khusus dan merupakan pelabuhan tersibuk kedua di Indonesia, setelah Merak – Bakauheni.
Menhub sedikit menyinggung, saat ini kapal di Pelabuhan Ketapang dinilai terlalu banyak. Untuk itu nanti akan didiskusikan dan kemungkinan besar akan memberlakukan moratorium  dengan target setengah tahun persoalan seperti ini akan segera rampung, imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Ketapang Arief Muljanto mengatakan jumlah penumpang dan kendaraan pada angkutan lebaran 2017 yang akan melalui Ketapang dan Gilimanuk diprediksi meningkat 5 persen bila dibandingkan dengan tahun 2016 lalu.
Untuk menampung lonjakan penumpang tersebut, menurut Arief, pihaknya telah menyiapkan 50 unit kapal penyeberangan. Dari jumlah tersebut, 47 unit kapal siap guna operasi dan 3 unit kapal tidak siap masuk lintasan. Untuk jumlah kapal yang beroperasi setiap hari pada saat padat adalah 32 unit, sedangkan yang 15 unit sebagai cadangan.
Terpisah, Dirut ASDP, Faiq Fahmi menangapi soal moratorium dan lashing tersebut mengatakan, soal moratorium yang diagendakan setengah tahun selesai, pihak ASDP mengikuti regulasi yang ada sesui permintaan pemerintah, ujar Fahmi.
Sementara pentingnya lashing di dalam kapal, lanjut Faiq, hal ini merupakan salah satu bentuk pengembangan di tiap-tiap pelabuhan. Nanti akan kita data sesuai kebutuhan masing-masing pelabuhan.
Seperti halnya lashing atau pengikat kendaraan,  lashing merupakan hal yang wajib sesuai ketentuan PM 30 tahun 2016. Untuk itu, pihak ASDP meminta kepada cabang-cabang di daerah untuk mematuhi dan memperhatikan ketentuan yang ada serta memonitoring secara intens. Bagaimanapun, keselamatan merupakan hal yang utama, pungkas Faiq.
Usai dari pelabuhan Ketapang, Menhub Budi menyempatkan diri menyambangi pos perlintasan sebidang kereta api di sekitar jalan Brawijaya, Banyuwangi. Disana Menhub memberikan arahan, motivasi, sekaligus memberikan bingkisan lebaran kepada 10 petugas penjaga pintu perlintasan sebidang. (fat)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Menhub Pantau Kesiapan Pelabuhan Ketapang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*