Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PENDIDIKAN » Menang Di PTUN, Kubu Waridjan Temui Kubu Sugihartoyo

Menang Di PTUN, Kubu Waridjan Temui Kubu Sugihartoyo

(694 Views) August 13, 2016 4:20 pm | Published by | No comment

Konflik Kepengurusan Perpenas, Demo Untag

Banyuwangi, Memorandum – Konflik Kepengurusan Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 17 Agustus 1945 Banyuwangi memasuki babak baru. Kubu Waridjan memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas terbitnya Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HM (SK Kemenkumham) nomor  AHU-0000101.AH.01.08.TAHUN 2016.

Dalam putusan tersebut Majelis Hakim PTUN Jakarta mengabulkan permintaan kubu Waridjan untuk melakukan penundaan SK yang diterbitkan pada 28 Januari 2016 itu. SK itu pengesahan Akta Notaris nomor 9 yang dibuat Notaris Abdul Malik tentang kepengurusan Perpenas 17 Aguistus 1945 yang dipimpin Sugihartoyo.

Pengacara Perpenas Kubu Waridjan, Achma Wahyudi menyatakan pihaknya telah memberitahukan kubu Sugihartoyo terkait putusan tersebut. Pihaknya telah melakukan pertemuan dengan kubu Sugihartoyo siang kemarin (12/8). “Putusannya dilakukan penundaan pelaksanaan SK Kemenkumham itu, walaupun dia (Sugihartoyo) banding, yang kedua SK itu dibatalkan, yang ketiga SK itu dicabut, tidak perlu menunggu inkra,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut Wahyudi mengklaim sambil menunggu petikan putusan PTUN, telah disepakati pihak Waridjan sudah bisa melakukan aktivitas dengan didasarkan pada akta nomor 42 yang dibuat  Notaris Woro Indah Suryandari.  “Sudah disepakati untuk saling menghormati. Pak Waridjan sudah mulai ngantor,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sugihartoyo membenarkan adanya putusan tersebut. Namun menurutnya putusan itu baru pada PTUN tingkat pertama. Sehingga pihaknya masih bisa melakukan upaya hukum dengan melakukan banding. Menurutnya masih ada waktu ada 14 hari untuk melakukan banding.

Menurutnya, PTUN mengabulkan permohonan Waridjan murni karena masih adanya sengketa di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Sehingga SK Kemenkumham yang mengesahkan kepengurusannya tidak disahkan dulu. “Kecuali daalam putusan ada putusan serta merta maka harus langsung dilaksanakan,” tegasnya.

Berbeda dengan yang disampaikan Wahyudi, Sugihartoyo mengaku tidak ada kesepakatan apa-apa dalam pertemuan antara pihaknya dengan pihak Waridjan. Sebab dialog tersebut berkaitan dengan putusan PTUN tapi saat ini masih belum ada petikan putusan. Dia menegaskan dialog bisa dilakukan jika sudah ada petikan putusan asli bukan foto copy. “Kami meminta dialog dilakukan setelah ada petikan,” ujarnya.

Dia menegaskan, sepanjang putusan belum inkra maka pihaknya akan beraktivitas menjalankan Perpenas. Itu dilakukannya untuk memberikan jaminan pelayanan dan kepastian hukum. Karena menurutnya SK Kemenkumham tersebut belum dicabut sebab pihaknya sebagai tergugat intervensi masih diberi ruang untuk melakukan upaya hukum mulai banding, kasasi sampai PK. “Kalau sudah ada keputusan hukum tetap sebagai orang yang taat asas akan kita ikuti,” pungkasnya.(jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Menang Di PTUN, Kubu Waridjan Temui Kubu Sugihartoyo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*