Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Mega Proyek Reklamasi PPI Rp. 750 Miliar Dilaporkan Presiden

Mega Proyek Reklamasi PPI Rp. 750 Miliar Dilaporkan Presiden

(1111 Views) May 26, 2016 5:14 pm | Published by | No comment
  • Pembangunan Kawasan Marina Pelindo III Diprotes Warga

Proyek Reklamasi Pantai Boom PPI (2) (1)

Banyuwangi, Memorandum – Untuk mendukung pembangunan kawasan Pantai Boom, Banyuwangi sebagai Pelabuhan Marina Internasional, pihak Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) melalui PT Pelindo Property Indonesia (PPI) berencana akan membangun sarana pendukung di sebuah pulau pasir yang berada di sisi barat Pantai Boom, yang oleh para nelayan sekitar dikenal sebagai Pulau Temoran. Informasi yang dihimpun Memorandum, di Pulau yang kini diganti nama menjadi Pulau Wangi itu akan dibangun sarana-prasarana pendukung yang anggaran pembangunannya mencapai Rp 750 miliar. Dalam proses pembangunannya, di sekitar areal pulau tersebut akan dilakukan reklamasi.

Rencana reklamasi itulah yang saat ini mendapat reaksi keras dari kalangan warga Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi. Dan melalui LSM ‘Rejowangi’, warga pun kemudian mengirimkan nota protesnya langsung kepada Presiden Joko Widodo.

Melalui surat nomor; 01/R.PB/RJW/BWI/IV/2016 tertanggal 25 April 2016, warga meminta agar proses reklamasi yang dilakukan PT PPI dihentikan. Beberapa item yang disebutkan dalam surat tersebut, antara lain; bahwa proyek reklamasi tersebut  akan mengakibatkan terganggunya keharmonisan kehidupan masyarakat hukum adat, msyarakat lokal dan tradisional, akibat berubahnya kawasan pesisir sebagai sumber mata pencaharian mereka. Selain itu, disebutkan bahwa pelaksanaan reklamasi Pantai Boom tidak didasari kajian lingkungan hidup strategis, mengabaikan Andal dan Amdal, yang dapat mengakibatkan rusaknya wilayah konservasi dan perubahan drastis ekosistem biota laut.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Staf Teknis PT PPI, Lulut Irianto, menyatakan bahwa pada pembangunan sarana penunjang di kawasan Pulau Wangi tidak dilakukan reklamasi. “Tidak ada reklamasi. Yang kita lakukan adalah pendalaman alur masuk yang ada di sekitar Mandar. Untuk lebih jelasnya, anda bisa hubungi kantor pusat kami,” kata Lulut Irianto, saat dihubungi melalui handphone-nya, Rabu (25/5) sore. (bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: ,

No comment for Mega Proyek Reklamasi PPI Rp. 750 Miliar Dilaporkan Presiden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*