Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » OLAHRAGA » Manager Persewangi: No Tiket No Game

Manager Persewangi: No Tiket No Game

(363 Views) March 17, 2017 11:17 pm | Published by | No comment

– Manager Persewangi, Hari Wijaya

Banyuwangi, Memorandum – Manager Persewangi Banyuwangi berharap para pecinta sepakbola di Banyuwangi dapat menerapkan konsep no tiket, no game (tidak ada tiket, maka tidak ada permainan).

Manager Persewangi Banyuwangi, Hari Wijaya menjelaskan, maksud konsep tersebut setiap penonton yang akan menyaksikan pertandingan sepkabola memiliki kesadaran yang tinggi tentang wajib membeli tiket. Bahkan jika penonton di iming – imingi tiket gratis sekalipun tetap menolak dan justru memilih membeli tiket. Sikap itu dilakukan sebagai bentuk peghargaan terhadap pemain sepakbola. Sebab jika banyak kecurangan dalam masalah tiket, maka managemen akan dirugikan termasuk pemain sepakbola itu sendiri.

Menurut Hari Wijaya, langkah itu sudah dilakukan di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Saat ini para penonton di kabupaten setempat sudah terbilang profesional. Tidak ada lagi permasalahan kecuarangan tiket maupun permasalahan managemen.

Hari mengaku yakin kebijakan yang dilakukan Kabupaten Sleman Yogyakarta dapat diterapkan di Banyuwangi.  Namun untuk awal penerapan kebijakan tersebut akan banyak tantangan dan butuh proses yang agak lama karena belum ada kebiasaan. “Awal diterapkan, mungkin penonton akan sepi,” cetusnya, (15/3).

Namun kata dia, dalam waktu panjang, penonton akan semakin menyadari pentingnya menghargai pemain sepakbola dengan cara tersebut. Sehingga  dimungkinkan kedepan jumlah penonton akan semakin banyak seperti yang sudah diterapkan Kabupaten Sleman.

Selain itu menurut Hari Wijaya, yang perlu diadopsi dari kabupaten sebelah, kedewasaan penonton dalam menyikapi pertandingan. Menurutnya di Sleman penonton terlihat damai, sebab meskipun tim yang didukungnya kalah, mereka tidak saling mengejek kepada tim lawan. “Jika konsep itu dapat diterapkan di Banyuwangi, ini sebagai langkah awal kemajuan,” pungkasnya. (ham)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Manager Persewangi: No Tiket No Game

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*