Thursday, August 6, 2020
Home BANYUWANGI FESTIVAL Makan Durian Gratis di Festival Buah Lokal Banyuwangi

Makan Durian Gratis di Festival Buah Lokal Banyuwangi

pesta durian
pesta durian

BANYUWANGI – Festival Buah Lokal digelar di Taman Blambangan Banyuwangi, Sabtu (28/3), dengan  menyajikan beragam komoditas hortikultura buah-buahan, seperti durian, semangka, melon, rambutan, pisang, buah naga, jeruk, jambu biji, belimbing dijajakan di sana. Selain itu, ada hortikultura sayuran, seperti cabai dan tomat.

Yang menarik, di festival ini, wisatawan berkesempatan makan durian gratis. Acara berlangsung sejak 28 Maret sampai 3 April 2015.

Terdapat 36 stan buah yang menjajakan buah-buahan khas Banyuwangi, termasuk durian merah yang memiliki cita rasa legit dan manis. Selain durian merah, durian lokal sebangsa durian kasur, bokor, lei, dan durian bajul juga tampak memenuhi festival ini. Bahkan saat pembukaan festival ini, ratusan durian lokal disusun menyerupai gunungan untuk diberikan gratis kepada pengunjung.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, festival ini diharapkan bisa menjadi sarana promosi buah lokal asal Banyuwangi dan mendongkrak pendapatan petani buah. “Selain meningkatkan nilai jual dan keuntungan pedagang buah, festival ini digelar sebagai ajang belajar melayani pembeli dengan penyiapan packaging (kemasan) yang baik,” ujar Bupati Anas.

Dalam festival ini, pengunjung bisa memborong buah dengan harga miring. Buah manggis, misalnya, yang biasanya dijual Rp 13 ribu per kg, di festival ini dijual dengan Rp 9 ribu per kg. Begitu juga dengan jambu kristal yang biasanya satu kilogram mencapai Rp 20 ribu, di festival cukup Rp 15 ribu.

Anas menambahkan, selama ini Pemkab Banyuwangi terus berkomitmen untuk melakukan penguatan petani hortikultura dengan memproteksi komoditas buah lokal seiring maraknya serbuan buah impor yang masuk ke Indonesia. Sejumlah langkah nyata telah diambil, antara lain dengan melarang semua PNS untuk menyajikan buah impor dalam setiap acara. ” Ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengembangkan dan melindungi buah lokal Banyuwangi. Juga sebagai langkah awal kami untuk mengajak masyarakat gemar makan buah, khususnya buah lokal,” ujar Bupati Anas.

Saat ini produktivitas buah lokal terus di Banyuwangi terus mengalami peningkatakan Misalnya, buah  tahun 2012 produksi buah naga Banyuwangi sebesar 12.936 ton dan meningkat 16.631 ton di tahun 2013. Pada tahun 2014 meningkat secara signifikan sebesar 28.819 ton. Adapun manggis dari 8.644 ton pada 2012 terus meningkat menjadi 16.224 ton pada 2014. (Humas Protokol)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

Most Popular

Hasil Rapid Test 22 Tenaga Medis Banyuwangi Reaktif, Fraksi PKB: Ini Serius

KABAR RAKYAT - Hasil rapid test 22 orang tenaga medis di Kabupaten Banyuwangi menunjukan hasil reaktif. Hal ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan...

Dinas Pertanian Pangan Minta Masyarakat Hati-hati Beli Daging Murah

KABAR RAKYAT - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging sapi dengan tidak tergiur harga murah. Apalagi pada...

Empat Orang Warga Sarongan dan Kandangan Diamankan Reskrim Polresta Banyuwangi

KABAR RAKYAT -  Empat orang diduga pelaku perusakan dan pengeroyokan, tiga fasilitas gedung dan lima orang petugas pada Balai Taman Nasional Meru Betiri (BTN-MB)...

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Kini Bertambah Satu Orang Lagi

BANYUWANGI – Pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Banyuwangi hari ini, Minggu (17/5/2020), bertambah 1 orang sehingga menjadi lima orang. Pasien terbaru atau...

Recent Comments

infobanyuwangi on Pengeroyok Pemuda Krajan Dibui
infobanyuwangi on Kopdar IM Banyuwangi ke-2
mohammad taufiqurrohim on Program Beasiswa BANYUWANGI CERDAS
Live Update COVID-19 Indonesia