Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Main Pukul, Kades Kedungrejo Dipolisikan

Main Pukul, Kades Kedungrejo Dipolisikan

(365 Views) March 30, 2017 11:43 pm | Published by | No comment

Banyuwangi,  Memorandum – Seorang oknum Kepala Desa (Kades) dilaporkan ke Polisi. Dia adalah Abdurahman, Kades Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Pria ini dilaporkan ke Polisi atas dugaan pengeroyokan terhadap Nurudin (44), warga Dusun Krajan, Desa Wringin Putih, Kecamatan muncar.  Dia dilaporkan bersama 5 orang  rekannya yang lain.

Dugaan pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (25/3) di Kantor Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Sekitar pukul  15.00 WIB, korban diminta Abdurahman datang ke kantor Desa Kedungrejo. Dengan diantar temannya,  korbanpun datang ke kantor Desa Kedungrejo. “Mestinya kan ditanya baik-baik, salah atau benar harusnya saya diajak duduk di dalam kantor, tapi saya ditanya sambil berdiri,” jelasnya.

Saat itu, menurutnya sudah tidak ada perangkat Desa. Kantor Desa itu juga terlihat sepi. Namun, kata Dia, begitu oknum Kades itu mulai memukul,  tiba-tiba dari dalam kantor desa keluar sejumlah orang. Mereka langsung ikut ikut melakukan pemukulan dan mengeroyok dirinya. “Seluruhnya ada 9 orang tapi yang melakukan pemukulan sekitar 6 orang,” tandasnya.

Akibat pemukulan yang dialaminya, Nurudin mengaku mengalami sejumlah luka di bagian kepala utamanya di bagian wajah. Beberapa luka pukulan itu juga mengeluarkan darah dan meninggalkan lebam. Malam itu juga dia melaporkan apa yang dialaminya ke Polres Banyuwangi.

Mengenai akar permasalahannya, Nurudin mengaku peristiwa itu diawali dari salah paham. Sebelum kejadian pengeroyokan, dia salah memanggil orang. Dia memanggil seseorang yang bernama Syafi’i. Namun ternyata yang dipanggil adalah Bogang. “Sebab sepeda motor yang digunakan itu biasa digunakan  Syafi’i,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Abdurahman menyatakan sudah mendengar dirinya dilaporkan ke Polisi. Dia menyebut, boleh saja Nurudin melaporkan dirinya. Namun dirinya mengaku tidak melakukan pemukulan. “Saya buat apa memukul, saya tahu aturan, saya  cuma dorong-dorongan gitu,” jelasnya dihubungi melalui sambungann telepon.

Abdurahman mengakui dirinya memang memanggil  Nurudin ke Kantor Desa untuk klarifikasi. Menurutnya, itu dilakukan karena Nurudin mengaku sebagai anggota Polda. Sebagai pimpinan Desa dia  ingin melakukan klarifikasi agar tidak terjadi keresahan.

Lebih jauh dijelaskan, saat Nurudin datang, dia mengaku sudah bicara  baik-baik tapi Nurudin tetap ngengkel  dan justru menantang dirinya. Namun dirinya menyadari saat itu Nurudin memang sengaja memancing emosinya. “Banyak anak-anak di situ, mungkin dipukuli sama anak-anak,” katanya.(jay)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Main Pukul, Kades Kedungrejo Dipolisikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*