Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Limbah Pabrik Gula Glenmore Dibuang Ke Sungai Sampean Baru

Limbah Pabrik Gula Glenmore Dibuang Ke Sungai Sampean Baru

(1481 Views) January 3, 2017 3:22 pm | Published by | No comment

– Kondisi saluran pembuangan Limbah PT IGG yang kini menebar Polusi di daerah aliran sungai Sampean Baru. (Memorandum – Siswanto)

Banyuwangi, Memorandum – Buangan limbah pabrik gula PT IGG ( Industri Gula Glenmore) yang dibuang ke sungai Sampeanbaru, menuai kecaman masyarakat, khususnya di sekitar bantaran sungai. Selain kualitas air suangi keruh, dampak lain adalah warga dibuat gatal-gatal setelah mandi di sungai tersebut. Indikator bahwa sungai tercemar, adalah bukti bahwa di sepanjang sungai Blokagung dan Kebondalem banyak ikan yang ditemukan mati.

PT IGG dinilai ceroboh dalam pengelolaan limbah pabrik. Terbukti disepanjang aliran pembuangan limbah selain berbau busuk juga berwarna keruh pekat. Sistem pembuangan juga tidak menggunakan system pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Hasil pantauan Memorandum di lapangan menunjukan PT. IGG serampangan dalam membuang libah pabrik gula.

Hasil pembuangan sampah produksi dialirkan begitu saja melalui selokan sepanjang hampir 1,5 Km ke sungai Baru. Selaib bau busuk juga air berwarna hitam pekat. “Gara-gara air limbah pabrik gula Glenmore ini warga sekarang mengalami gatal-gatal dan tidak bisa cuci-cuci. Kalau terus begini warga mau demo pak,” kata Arip (25), warga Dusun Pegundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Senen (2/1).

Hal senada juga diungkapkan, Rahmad, warga kampung Sukobumi, Pegundangan. Menurutnya, sejak air limbah dibuang ke sungai, warga tidak bisa memanfaatkan air sungai untuk kegiatan rumah tangga. “Kalau musim giling begini, warga mau mandi takut gatal-gatal. Belum lagi baunya busuk,” ungkapnya dengan nada kesal.

Sebelumnya, pihak PU Pengairan di Korek Bangurejo mengambil sempel air sungai Dam Sere dan Kebondalem(30/12) lalu, mendapati ribuan ikan mati. Disisi lain, warga dibataran sungai juga mengeluhkan terserang gatal-gatal setelah mandi di sungai. “ Kami memang mengambil sempel air untuk diteliti akibat banyak ikan mati dan kondisi air keruhnya tidak wajar. Hasil pengamatan banyak serat tebu dan berau busuk,” Kata Purwanto, pegawai Korek Pengairan Bangurejo saat ditemui Memorandum.

Purwanto tidak menampik jika sungai yang melitas di Blokagung,Bangurejo hingga ke Pesanggaran dilintasi aliran sungai Baru tersebut. “ Bisa jadi ini limbah pabrik Gula Glenmore yang membuang ke sungai Baru,” ungkapnya.

Beberapa hari sebelumnya warga bantaran sungai Sampean Baru yang melintas sekitar Pabrik, panen ikan yang keracunan. Nurkhojin, warga setempat, mendapat ikan air tawar jenis mujair dan melem hingga 15 Kg. Menurutnya, air yang keruh itu yang mengakibatkan ikan tawar mati tersebut lantaran diduga sungai Blokagung dan Kebondalem itu sudah tercemar limbah pabrik.

Sumiati (53) warga Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, juga menuturkan hal yang sama dengan air sungai yang tercemar limbah, karena saat mencuci pakaian disungai tidak seperti biasanya. “Justru pakaian yang kami cuci disungai tidak bersih, justru bertambah hitam lantaran terkena kotoran serabut. Sya tidak tahu itu serabut apa,” ungkapnya. (swa/nre/coi)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: , ,

No comment for Limbah Pabrik Gula Glenmore Dibuang Ke Sungai Sampean Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*