Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali

Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Limbah Cemari Sungai Sampean Baru, Komisi IV DPRD dan PG Glenmore Diduga Main Mata

Limbah Cemari Sungai Sampean Baru, Komisi IV DPRD dan PG Glenmore Diduga Main Mata

(723 Views) January 5, 2017 9:39 am | Published by | No comment

– Lokasi Pabrik gula PT Industri Gula Glenmore.

Banyuwangi, Memorandum – Petugas (Korek) Pengairan Bangorejo, Budiyono, Amd., melalui staf operasional (OP), Suhaili, menyatakan akan melaporkan dan melanjutkan hasil temuannya kepada Dinas Pengairan Kabupaten Banyuwangi.

Menurutnya, kejadian air keruh dan banyaknya ikan mati di sepanjang Sungai Sampean Baru, diduga kuat karena terkena dampak limbah buangan drai PT Industri Gula Glenmore (IGG)

“Karena buangan limbah tersebut, masyarakat di sepanjang bantaran sungai yang menerima dampaknya,” kata Suhaili.

Irawan (36), warga Dusun Sumberkembang Barat, Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, air sungai yang keruh itu memang disebabkan karena limbah pabrik tebu. “Warga di bantaran sungai ini sudah tidak berani lagi  mandi di sungai, lantaran airnya keruh serta baunya kurang enak,” ungkapnya.

Sementara itu, rombongan komisi IV DPRD Banyuwangi yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ipal) Pabrik gula PT IGG di Kecamatan Glenmore, Selasa (3/1) sore, mengaku tidak menemukan adanya kebocoran maupun unsur kesengajaan membuang limbah ke sungai yang dilakukan pihak PT IGG.

Sekretaris Komisi IV DPRD Banyuwangi, Salimi, mengatakan, dari keterangan pihak IGG, pencemaran air yang terjadi di sungai Karangdoro, Kecamatan Tegalsari tersebut bukan disebabkan oleh pembuangan limbah IGG. Namun, diakui oleh pihak IGG, beberapa hari lalu limbah pabriknya sedikit meluber keluar akibat intensitas air hujan yang sangat tinggi.

“Kemarin memang ada sedikit luberan limbah yang disebabkan intensitas hujan yang sangat tinggi,” jelas Salimi, saat dikonfirmasi Memorandum, Rabu (4/1) di Ruang Fraksi PDIP Gedung DPRD Banyuwangi.

Menurut Salimi, secara teknis Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ipal) milik IGG telah memenuhi standart nasional. Sehingga air limbah yang terbuang ke sungai sudah tidak membahayakan. “Air yang dibuang ke sungai sudah jernih. Kemaring kita coba minum, nggak masalah kok,” kata Salimi. Namun demikian, lanjut Salimi, Komisi IV berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk tetap melakukan uji laboratorium dan hasilnya segera di informasikan kepada masyarakat.

Sementara ini, hasil pembuktian laboratorium yang akurat terkait dengan adanya pencemaran air di aliran sungai irigasi di Karangdoro maupun air sungai di daerah Cluring yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dipastikan kondisi air berada diatas baku mutu, yang berarti telah ada pencemaran dan disinyalir dari limbah Industri Gula Glenmore. (swa/ydi/nre)

Sumber | skhmemorandum.com

Categorised in: ,

No comment for Limbah Cemari Sungai Sampean Baru, Komisi IV DPRD dan PG Glenmore Diduga Main Mata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

you MUST enable javascript to be able to comment