Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Lesung/Lumpang Alat Menumbuk Padi di Banyuwangi Jaman Dahulu

Lesung/Lumpang Alat Menumbuk Padi di Banyuwangi Jaman Dahulu

(1048 Views) January 18, 2017 9:44 am | Published by | No comment

Kemajuan tekhnologi lambat laun telah mengubah gaya hidup masarakat dalam beberapa hal. Untuk berbagai kemudahan maka terciptalah peralatan moderen yang menggeser peralatan tradisional. Salah satu contohnya adalah mesin penggiling padi. Dulu sebelum ada mesin penggiling padi, masyarakat kelahiran tahun 70an sering melihat nenek dan tetangga menumbuk padi dengan menggunakan alat tradisional yang di sebut lesung,

Setelah padi dijemur maka akan diolah menjadi beras, yang dulu disebut “Nutu”, dengan menggunakan alat yang di sebut lesung ( lesung ini ada yang terbuat dari kayu ada pula yang terbuat dari batu ). Biasanya yang melakukan pekerjaan ini adalah kaum wanita . Alu, lumpang, dan tampah menjadi ‘senjata utama’ yang tak boleh ditinggalkan saat Nutu pari. Setelah padi ditumbuk, lantas diayak  menggunakan tampah untuk memilah sekam padi.

Benturan antara alu dan lesung tersebut seringkali menghasilkan suara yang mengundang para penumbuk untuk bernyanyi mengikuti alunan musik dari lesung. Di Masyarakat banyuwangi dikenal dengan Tradisi Gedhogan. Tradisi ini juga dipakai sebagai media memanggil para tetangga atau menandai bahwa sebuah acara seperti pernikahan, sunatan, atau acara yang melibatkan banyak orang untuk membantu akan segera dimulai. Dengan dibunyikanya gedhogan itu berarti ada seseorang yang punya hajad dan tetangga akan segera berdatangan untuk membantu.

Oleh : MunawirBanjoewangie Tempo Doeloe

Categorised in:

No comment for Lesung/Lumpang Alat Menumbuk Padi di Banyuwangi Jaman Dahulu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*