Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Penggiat Lenskip: Pemda Banyuwangi Harus Hormati Pansus DPRD

Penggiat Lenskip: Pemda Banyuwangi Harus Hormati Pansus DPRD

(688 Views) June 30, 2016 6:51 pm | Published by | No comment

Pelatih gandrung banyuwangi

Banyuwangi, Memorandum – Dengan munculnya wacana akan dilelangnya kapal LCT Putri Sritanung Banyuwangi oleh Pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, dalam hal ini Ketua Lembaga Kajian Sosial dan Kebijakan Pemerintah (Lenskip) Banyuwangi mengecam keras akan tindakan tersebut.

“Seperti kita ketahui bahwa saat ini DPRD Banyuwangi sedang membentuk Pansus terkait tenggelamnya LCT Putri Sritanjung, dan sekarang Pansus sedang bekerja. Kenapa disaat Pansus bekerja, tiba-tiba Pemkab Banyuwangi mewacanakan akan melelang?” tegas Reza Pahlevi Ketua Lenskip kepada Memorandum di Jalan Badung No. 1.A, Rabo (29/6).

Lebih lanjut Reza mengatakan, dengan dilelangnya Kapal LCT Putri Sritanjung diindikasikan ada upaya penghilangan rekam jejak terkait tenggelamnya kapal tersebut.

Seperti dikutip disitus resmi Pemkab Banyuwangi, uapaya atau tindak lanjut pelelangan tersebut berdasarkan aturan Kementerian Perhubungan yang melarang berlayarnya kapal jenis LCT Putri untuk penumpang. Hal ini sebagaimana tercantum dalam aturan kementerian Perhubungan nomor SK/376/AP.005/DRJD/2014 dan SK/885/AP.005/DRJD/2015 yang mengatur larangan kapal tipe LCT untuk menjadi kendaraan angkutan dipenyebarangan.

Ditunjang pula aturan dari Kementerian Perhubungan Nomor AP.005/7/14/DRJD/2015; AP.005/13/5/DRJD/2015; AP.003/2/17/DRJD/2015
yang mengatur secara spesifik bahwa kapal jenis LCT tidak diperbolehkan untuk beroperasi di penyeberangan Ketapang – Gilimanuk. “Jika memang memang itu landasan Pemkab, kami minta hormati upaya pansus yang sedang bekerja. Dan selesaikan kasus ini terlebih dahulu, sampai dengan ke akarnya,” tegasnya.

Jangan sampai kasus LCT Sritanjung belum selesai, tapi kapal sudah terlelang atau terjual. “Jika memang nantinya itu terjadi, Lenskip akan mengajukan surat hearing ke DPRD untuk menyelematkan aset dan sejarah indah Banyuwangi yang terlukis di Kapal itu,” ungkapnya.

Selain itu, upaya Pemkab Banyuwangi yang akan mengusulkan tentang pengadaan kapal baru. Menurut Reza hal tersebut adalah upaya kamuflase untuk menutupi hal-hal yang tersembunyi. “Jika memang tidak ada yang ditutup-tutupi, hargai kinerja Pansus. Dan jangan lelang atau jual itu kapal, supaya tidak terjadi su’udzon,” terangnya. (coi)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Penggiat Lenskip: Pemda Banyuwangi Harus Hormati Pansus DPRD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*