Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Lelang Pengadaan Cabai Tak Transparan, Kabid Perkebunan Banyuwangi Membantah

Lelang Pengadaan Cabai Tak Transparan, Kabid Perkebunan Banyuwangi Membantah

(316 Views) April 27, 2017 10:07 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Menanggapi tudingan yang menyatakan bahwa proses pelelangan pengadaan cabai senilai Rp 3,5 Miliar tidak transparan dan dikondisikan, Kepla Bidang (Kabid) Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kabupaten Banyuwangi, Mohammad Khoiri, mengaku pihaknya melaksanakan proses pelelangan sudah secara prosedural.

”Kalau memang ada masalah terkait proses pelelangan tersebut, ya datang saja ke kantor. Akan saya jelaskan. Sebab, proses lelang itu sudah kita laksanakan secara prosedural dan sesuai aturan yang ada,” jelas Mohammad Khoiri, saat dihubungi Memorandum melalui selulernya, Kamis (27/4) kemarin.

Sebagaimana dibertitakan harian ini, kemarin, Direktur Study Interaksi Sosial dan Advokasi(Sintesa), M Khoirul Abbas, mengaku menerima pengaduan dari sejumlah rekanan pengadaan barang dan jasa Pemkab Banyuwangi, yang merasa tidak mendapatkan keadilan sebagai pengusaha dalam mengikuti proses lelang di LPSE. “Mereka (rekanan) mengadukan proses lelang bibit cabe kecil, cabe besar dan jeruk yang leading sektornya di Dinas Pertanian dan Perkebunan. Dugaannya, proyek tersebut telah di kondisikan sebelumnya, sehingga rekanan sulit memasukan tahapan lelang dan menuding kurangnya transparansi,” kata Abbas kepada Memorandum, Rabo (26/4).

Abbas menjelaskan, rekanan yang mengeluh, antara lain; CV Gemilang, Lingkungan Gunungsaru Rt 1 Rw 3 Desa Banjarsari Kec. Glagah. CV Langgem Trans Jaya Banyuwangi, CV Wahyu Abadi Desa Kebun Dadap Timur Kec. Sronggi Sumenen, CV Andini Desa Karangnangka Kec. Ru Baru Sumenep, CV Nur Kumala, Desa Tanah Merah Kec. Sronggi Sumenep.

Dijelaskan, tahapan pertama diumumkan di LPSE ada tiga paket, tepatnya bulan April 2017.

Lelang pengadaan cabe kecil dengan pagu; Rp 3,5 miliar, cabe besar Rp 900 juta dan jeruk Rp 446 juta. Namun baru berjalan dua hari, informasi ada anwazing, tetapi yang mendaftar tidak pernah di undang. “Saat itu peserta ada 50 lebih rekanan yang mendaftar. Siapa yang di undang anwazing? Kami tidak tahu dasarnya apa? Tiga hari pengumuman lelang, ketiga paket itu tiba-tiba hilang di list LPSE. Kabarnya paket dibatalkan dan akan digelar lelang cepat dan peserta terbatas,” jelasnya. (bud/coi)

Sumber | Surat Kabar Harian Memorandum

Categorised in: ,

No comment for Lelang Pengadaan Cabai Tak Transparan, Kabid Perkebunan Banyuwangi Membantah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*