Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Komplotan Dukun Pengganda Uang Situbondo Ditangkap di Banyuwangi

Komplotan Dukun Pengganda Uang Situbondo Ditangkap di Banyuwangi

(1029 Views) November 18, 2016 2:25 pm | Published by | No comment
pengganda-uang-banyuwangi

1. Anisa Lina (TSK utama) yang bertugas mengantar.
2. Iwansyah TSK yang diberi peran sebagai guru spiritual gadungan.
3. Suli Setian ditetapkan TSK, dia adalah suami siri, Anisa Lina

Banyuwangi, Memorandum – Seorang perempuan asal Situbondo ditangkap tim buser Polsek Kalipuro kemarin (17/11). Identitasnya diketahui bernama Anisa Lina alias Beng Salina Astutik alias Rosalina, (43), warga Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Perempuan ini diciduk atas dugaan melakukan praktik dukun palsu yang mengaku bisa menggandakan uang.

Kasus ini dilaporkan Aliyah, (36) dan Nurdawati, (23), keduanya tercatat sebagai warga Dusun Selogiri. Akibat perbuatan tersangka kedua orang ini menderita kerugian seniai Rp 12 juta. Uang itu diserahkan kepada pelaku dengan harapan bisa dilipatgandakan.

Anisa Lina tidak beraksi sendirian. Dia dibantu dua orang pria kepercayaannya. Keduanya ikut ditangkap Polisi.  Mereka adalah Iwansyah, (28),  warga Kampung Somangkaan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo dan Suli Setian, (33), warga Jl. PB. Sudirman, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

Kedua pria ini, menurut Kapolsek Kalipuro AKP Supriyadi, memilik peran masing-masing dalam kasus penipuan ini. Suli Setian merupakan orang yang selalu mengantarkan Anisa Lina ke rumah korban. Pria ini juga merupakan suami siri dari perempuan ini. Sementara Iwansyah merupakan orang yang ditugaskan menjadi guru spiritual dari Anisa Lina.

Modusnya, komplotan penipu ini mendatangi korban. Awalnya, Anisa Lina datang hanya bersama Suli. Keduanya kemudian merayu korban untuk menyerahkan uang untuk digandakan. “Pelaku menjanjikan bisa menggandakan uang korban hingga sepuluh kali lipat dari yang diserahkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan berikutnya, pelaku datang ke rumah korban bersama Iwansyah. Pria asal Panarukan ini didandani sedemikian rupa agar terlihat meyakinkan sebagai guru spiritual Anisa Lina. Kedatangan Iwansyah ini untuk semakin meyakinkan korban bahwa pelaku bisa menggandakan uang.

Lebih jauh dijelaskan, setelah korbannya terbius rayuan.  Anisa Lina menyatakan proses penggandaan uang membutuhkan waktu maksimal 99 hari. Setelah batas waktu itu terlewati ternyata pelaku tidak bisa menyerahkan uang korban. Pelaku justru sering menghindar saat ditanya soal uang itu. “Akhirnya korban melaporkan hal ini pada kami,” katanya.

Atas jasanya itu, kedua pria ini juga mendapatkan bayaran dengan nominal yang lumayan dari Anisa Lina. Untuk Iwansyah mendapatkan bayaran sebesar Rp 2 juta setiap bulan. Sedangkan Suli Setian upahnya lebih tinggi yakni Rp 7 juta tiap bulan.

Dalam kasus ini Polisi menyita barang bukti berupa sebuah Al-qur’an yang bawa pelaku, 2 unit HP milik tersangka, dan seuntai tali tampar sebagai jimat. “Mereka kita jerat dengan pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP Yo pasal 55 KUHP Yo 56 KUHP Yo 65 KUHP,” pungkasnya. (jai)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Komplotan Dukun Pengganda Uang Situbondo Ditangkap di Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*