Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Komnas HAM dalami sebab Bentrok Tumpangpitu

Komnas HAM dalami sebab Bentrok Tumpangpitu

(627 Views) December 12, 2015 1:26 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ke Banyuwangi meneliti konflik anti tambang dengan Brimob. Ditemukan Komnas HAM, menilai bentrokan antara masyarakat pengunjuk rasa di sekitar PT BumiSuksesindo (BSI) akibat masyarakat yang melakukan aksi anarkis. Tembakan yang dilakukan polisi dilakukan dalam situasi yang sulit. Komnas juga melihat kejadian itu karena adanya provokasi dari pihak tertentu.

Komnas HAM

Itu disampaikan Siane Indriyani Komisioner Komnas HAM, Jumat (11/12/2015), usai bertemu Kapolres AKBP Bastoni Purnama. “ada pihak yang memanfaatkan kemarahan masyarakat untuk kepentingan tertentu supaya melakukan tindakan anarkis demi kepentingan Politik,” ungkap Siane Indriyani.

Siane Indriyani menyatakan, kedatangannya ke Banyuwangi  untuk mendalami penyebab bentrokan yang terjadi antara polisi dan pengunujuk rasa di area tambang PT BSI pada 25 Nopember 2015 lalu. Pihaknya ingin mengetahui akar permasalahan terjadinya bentrokan yang berakibat pada penangkapan 3 warga yang anarkis.

“Komnas sudah menangani kasus Tumpangpitu sejak tahun 2010. Kami melihat ada sebagian besar masyarakat yang sebetulnya tidak setuju dengan adanya tambang ini,” jelasnya.

Disisi lain, ada pihak tertentu yang berebut saham dan pembagian ekonomis. Banyak pihak yang bermain dalam kejadian tersebut untuk kepentingan jangka pendek. Dia menyebut kalau tidak diantisipasi kasus ini akan menjadi Freeport kedua. Potensi-potensi ini harus dipahami pemda.

Komnas HAM merekomendasi agar Kepolisian agar perlakuan pada masyarakat yang ditangkap tidak berlebihan. Komnas HAM meminta polisi lebih obyektif dan tidak hanya memproses masyarakat di bawah tapi juga aktor intelektual yang terlibat dalam skenario itu.

Kapolres AKBP Bastoni Purnama membenarkan bila rombongan dari Komnas HAM sudah datang ke Polres Banyuwangi untuk konfirmasi kasus unjuk rasa di PT BSI Pesanggaran. Pihaknya sudah menjelaskan kronologis kejadian serta fakta-fakta yang terjadi pada saat itu.

“Kita akan lihat lagi pemeriksaan lanjutan, terutama dari lima orang saksi yang tidak datang pada panggilan pertama. Diharapkan pada panggilan kedua mereka bisa datang agar lebih jelas lagi siapa aktor intelektualnya,” jelas AKBP Bastoni Purnama. (mam)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in: , ,

No comment for Komnas HAM dalami sebab Bentrok Tumpangpitu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*