Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Komisi II DPRD , Persoalkan Seragam Batik PNS Dari Luar Banyuwangi

Komisi II DPRD , Persoalkan Seragam Batik PNS Dari Luar Banyuwangi

(417 Views) March 6, 2017 8:50 pm | Published by | No comment

Suasana rapat Komisi II dan Disperindag, Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Pariwisata di ruang DPRD. (foto, Memorandum, Hariyadi)

Banyuwangi, Memorandum – Komisi II DPRD Banyuwangi menilai ajang tahunan Banyuwangi Batik Festival, belum memberikan dampak positif terhadap pengrajin maupun pengusaha batik khas Banyuwangi. Terbukti  hasil karya pengrajin Batik khas Banyuwangi , kurang mendapatkan tempat di hati masyarakat, sehingga omzet penjualan, yang seharusnya semakin meningkat, justru berjalan stagnan.

“ Berdasarkan hasil tinjau lapang pihaknya ke beberapa pengrajin batik khas Banyuwangi. Mereka mengeluhkan sepinya penjualan kain batik hasil karyanya, padahal Banyuwangi Batik Festival selalu digelar setiap tahun “ Ucap Ketua Komisi II, Marifatul Kamilah, SH usai rapat kerja bersama Disperindag, Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Pariwisata, Jum.at (03/03/2017) di DPRD Banyuwangi.

Yang lebih memprihatinkan,ungkap Marifatul Kamilah. Seragam batik Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merupakan batik asal luar daerah (Solo). Berarti dalam hal ini kecintaan masyarakat terhadap batik khas Banyuwangi sudah semakin memprihatinkan.

“Bagaiman bisa go Nasional atau Internasional, kalau masyarakatnya sendiri kurang mencintai batik khas daerahnya, dan percuma kita selenggarakan Banyuwangi Batik Festival setiap tahun” ungkap politisi Perempuan Partai Golkar Banyuwangi ini.

Komisi II yang membidangi kesejahteraan rakyat dan pemberdayaan, melalui rapat kerja meminta kepada SKPD terkait wajib berupaya membumikan kembali batik khas Banyuwangi di mata masyarakat. PNS dilingkungan Pemkab diwajibkan mengunakan batik khas Banyuwangi sebagai bentuk sosialisasi, Jika hal tersebut tidak dilaksanakan, DPRD Banyuwangi tentu akan mengevaluasi anggaran kegiatan Banyuwangi Batik Festival.

“ Kami sarankan seragam batik PNS di linkungan Pemkab Banyuwangi hasil Industri Kecil Menengah (IKM) Banyuwangi, bukan dari daerah lain” tegas Rifa.

Motif batik di Banyuwangi sudah semakin berkembang dan mengalami peningkatan kualitas. Seharusnya peningkatan itu memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi kreatif masyarakat, bukan justru diabaikan.

Sementara, terkait seragam batik PNS Banyuwangi yang mengunakan produk luar daerah, SKPD yang hadir dalam rapat kerja bersama Komisi II DPRD Banyuwangi, tidak bersedia berkomentar di media. (ydi/coi)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Komisi II DPRD , Persoalkan Seragam Batik PNS Dari Luar Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*