Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Komisi II DPRD Banyuwangi Temukan Beras Impor

Komisi II DPRD Banyuwangi Temukan Beras Impor

(569 Views) January 13, 2016 7:35 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Sidak ke kantor Sub Bulog Divre Banyuwangi, Komisi II DPRD Banyuwangi temukan penyimpangan beras import dari Vietnam di Gudang Bulog, Meneng Banyuwangi. Padahal rencana awal Komisi II sidak soal ijin gudang pengantongan pupuk bersubsidi.

Ketua Komisi II, Marifatul kamilah mengatakan tujuan dari sidak yang dilakukan adalah untuk meminta keterangan terkait dengan datangnya beras impor   kepada Kepala Sub Drive IX Bulog, serta menghimbau pihak Bulog untuk tidak memasarkan beras import tersebut di wilayah Kabupaten Banyuwangi,pasalnya keberadaan beras import,dapat mematikan usaha para petani local.  Selain itu Komisi II ingin mengetahui secara langsung ijin PT Bromo Trasindo selaku pemenang tender pengantongan atau pengepakan pupuk Kaltim.

“Tujuan inspeksi mendadak yang kami lakukan, pertama meminta keterangan kepada Bulog terkait dengan kedatangan beras import. Kedua menindak lanjuti hearing Komisi II terkait ijin gudang pengantongan pupuk” jelas Marifatul Kamila saat di konfirmasi Memorandum, Selasa (12/01/2015) di Lokasi sidak.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan ,Dadang selaku perwakilan Bulog,Meneng Banyuwangi. Beras import yang diturunkan di Banyuwangi,sifatnya hanya titip sementara, Beras asal Vietnam itu rencananya akan di distribusikan ke Indonesia bagian timur seperti Bali dan NTT. “Beras dari Vietnam, sifatnya hanya transit di  Banyuwangi,beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan Indonesia bagian timur” jelas perwakilan Bulog menjelaskan.

Sementara saat sidak di Gudang pengantongan pupuk  di wilayah Jalan Lingkar Ketapang, pihak dari  PT Bromo Trasindo selaku pemenag tender pengantongan pupuk tidak dapat menunjukan surat ijin pengepakan pupuk bersubsidi. Padahal PT Bromo Trasindo sudah cukup lama beroperasi,bahkan perharinya mampu mengantongi pupuk sebanyak 2 Ribu ton lebih.

Muchid Rosadi selaku kepala Gudang menjelaskan ijin pengantongan pupuk masih dalam proses pengurusan, namun untuk ijin prinsip seperti IMB, Tanda Daftar Gudang sudah memiliki. “ Ijin pengantongan masih dalam proses, pengantongan pupuk sengaja kami lakukan agar distribusi pupuk ke petani tidak terganggu” ungkap Muhid Rosadi. (ydi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Komisi II DPRD Banyuwangi Temukan Beras Impor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*