Kodim 0825 Sepakati Kerjasama Peningkatan Potensi Daerah dengan Pemkab Banyuwangi

926 views
banner 468x60)

BANYUWANGI – Komando Distrik Militer (Kodim) 0825 berkomitmen untuk membantu Pemkab Banyuwangi dalam meningkatkan potensi daerah bidang pertanian, peternakan serta pendidikan wawasan kebangsaan dan bela negara. Bentuk komitmen tersebut ditandai dengan  penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Banyuwangi dengan Kodim 0825 dalam upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang digelar di halaman pemkab, Selasa (17/2).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas  yang bertindak selaku inspektur upacara mengingatkan kepada seluruh peserta upacara yang terdiri atas  karyawan/karyawati  pemkab, para camat dan lurah, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian dan peternakan, serta anggota TNI dari Kodim 0825 agar menjadikan momentum HKN sebagai moment untuk introspeksi diri, apakah sebagai aparatur negara telah memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati dan penuh dedikasi.

“Kita contoh apa yang telah ditunjukkan saudara-saudara kita dari Kodim 0825/Banyuwangi. Walau pun ini bukanlah tugas pokok dan fungsi mereka, namun ternyata mereka punya kepedulian terhadap upaya penjagaan ketahanan pangan di Banyuwangi,” kata  bupati.

Ke depan Bupati Anas berharap, adanya kesepakatan bersama tersebut akan semakin meningkatkan sinergitas dan bisa menyelaraskan program kegiatan antara kedua belah pihak dalam melaksanakan pembangunan di Banyuwangi.

“Mulai saat ini, akan menjadi pemandangan yang biasa saat kita melihat para prajurit TNI terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan dan penyuluhan pertanian, pengembangan dan peningkatan penerapan teknologi, dan lain sebagainya,”tuturnya sambil mencontohkan keterlibatan Dandim yang beberapa waktu lalu bersama warga ikut dalam kegiatan pemusnahan 1 hektar tanaman padi yang terkena serangan hama wereng coklat di Dusun Karanganyar, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi.

Menurut bupati, komitmen Kodim 0825 ini sejalan dengan instruksi Presiden RI pada kegiatan Apel Danrem dan Dandim tentang tugas bantuan TNI kepada pemerintah daerah dalam peningkatan produksi pertanian guna pencapaian swasembada pangan nasional.

“Kita terus berupaya untuk mencapai sukses swasembada pangan di empat komoditas pertanian, yaitu beras, jagung, kedelai dan daging sapi. Utamanya untuk beras, kita  optimis bisa mewujudkan target  swasembada beras pada tahun 2017,” tukas bupati.

Dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Banyuwangi dan Kodim 0825 disebutkan bentuk kerjasama yang dimaksud. Dalam bidang pertanian, Kodim berkomitmen untuk membantu meningkatkan potensi dan pengelolaan lahan-lahan tidur dan lahan produktif agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Misalnya dengan melakukan pendampingan dan membantu dalam Gerakan Pengolahan Tanah, Gerakan Tanam Jajar Legowo, Gerakan Pemupukan Berimbang dan Gerakan Penanganan Panen dan Pasca Panen.

Tak berhenti disitu, Kodim juga akan melakukan pendampingan dan pengawalan program/kegiatan seperti pengembangan jaringan irigasi dan pengembangan optimasi lahan. Selain itu juga turut melakukan evaluasi dan memberikan informasi pelaksanaan program pembangunan pertanian.

Di bidang pendidikan wawasan kebangsaan dan bela negara, Kodim akan turut meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Banyuwangi, menanamkan rasa cinta tanah air dan menumbuhkembangkan jiwa patriotisme  melalui wawasan kebangsaan dan bela negara. Upaya itu ditunjukkan dengan menerjunkan personilnya dalam pembinaan mental, pendampingan dan penyuluhan dengan memberikan dukungan tenaga, peralatan dan pengetahuan.

Sementara di bidang peternakan, Kodim akan membantu tenaga, peralatan maupun pemikiran. Termasuk ikut dalam gerakan pemilihan bibit unggul, penyiapan dan pemilihan pakan ternak, gerakan panen hingga pendampingan dalam penyuluhan. (Humas & Protokol)

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply

*