Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Khitanan Massal di Ponpes An-Nur Sudah Berlangsung Sejak Tahun 1960

Khitanan Massal di Ponpes An-Nur Sudah Berlangsung Sejak Tahun 1960

(789 Views) September 19, 2016 6:47 am | Published by | No comment
khitanan-massal-di-ponpes-an-nur

– Seorang anak saat dikhitan

Banyuwangi, Memorandum – Khitanan massal dalam rangka Khaul KH Abdussalam ke XV serta 100 hari Nyai Hj Hindun Abdussalam yang digelar sekaligus pengajian Manaqib Syaikh Abdul Qodir Al-Jailany, ra., digelar mulai Jum’at (16/9) pagi hingga selesai. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan Hotmil Qu’an yang diikuti 30 orang Hafidz Al Qur’an yang berdatangan dari beberapa daerah di Banyuwangi.

Panitia pelaksana menjelaskan, acara tersebut digelar dengan tujuannya mendoakan anak anak yang di khitan dan para almarum wali khitan atau yatim. Kemudian tepat pada pukul 13.00 wib, diteruskan dengan acara Khaul Akbar KH Abdulsalam dan Nyi Hj Hindun Abdulsalam. Selanjutnya pada pukul 19.00 wib, digelar Pengajian manaqib Syeikh Abdul Qodir Al-Jailany, ra., yang dipimpin oleh KH Achmad Muzyaki Syah beserta Nyai Hj Siti Halimah, Mz dari pondok pesantren Al-Qodiri, jember.

menurut penjelasan panitia, tradisi kegiatan sosial khitanan masal sudah dilaksanakan mulai tahun 1960 sampai sekarang. Penggagasnyaa adalah Kh Abdulsalam (almarhum), engasuh pondok pesantren An-Nur yang berlokasi di wilayah RT 02 RW 02 Dusun Karangharjo, Desa Karangharjo, Glenmore. Anak-anak yang sudah di khitan melalui khitanan massal, mulai tahun 1960 sampai sekarang tercatat sebanyak 6.980 orang.

Menurut KH Agus Salim, pengurus dan Pendiri Pondok Pesantren An-Nur, kegiatan tersebut bukan semata mencari ke untungan pribadi. “Kami melaksanakan kegiatan ini adalah meneruskan cita cita orang tua yang tujuannya memantu saudara saudara kita serta mencari barokahnya. Dan anak anak yang di khitan di sini bukan anaknya orang orang yang tidak mampu saja, malah sebaliknya banyak anak pejabat yang juga ikut di khitan disini,” ungkapnya.

Mouhammad Supri,  warga Desa Sepanjang Wetan, Glenmore, kepada Memorandum menyatakan, bersukur dan berterima kasih atas adanya kegiatan yang rutin di adakan setiap tahun oleh pengasuh pondok pesantren An-Nur ini. “Mudah-mudahan anak-anak kami yang di khitan disini mendapat barokahnya, Amin,” ungkapnya. (git)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Khitanan Massal di Ponpes An-Nur Sudah Berlangsung Sejak Tahun 1960

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*