Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PENDIDIKAN » Kembangkan Industri Batik, Banyuwangi Dirikan SMK Jurusan Batik

Kembangkan Industri Batik, Banyuwangi Dirikan SMK Jurusan Batik

(699 Views) October 15, 2015 6:42 pm | Published by | No comment

BANYUWANGI – Konsistensi  Banyuwangi mengangkat eksistensi batik dilakukan melalui berbagai cara. Tidak sekedar menggelar Banyuwangi Batik Festival setiap tahun, Pemkab juga menginisiasi berdirinya sekolah menengah kejuruan (SMK)  dengan jurusan batik.

SMK tersebut adalah SMK Negeri 2 Tegalsari. Sekolah yang baru berdiri tahun 2014 ini dibangun dengan anggaran  bantuan keuangan khusus (BKK) dari pemerintah propinsi Jawa Timur sebesar Rp. 15 miliar.

“SMK ini terdiri atas empat jurusan yang salah satunya jurusan desain tekstil batik. Kami mengusulkan jurusan ini kepada propinsi sebagai salah satu cara kami mempercepat regenerasi perajin dan pelaku industri batik lokal yang saat ini jumlahnya  masih terbatas,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Gedung SMK ini dirancang arsitek nasional Andra Matin. Didesain dengan konsep go green, gedung sekolah SMK ini akan dibangun ramah lingkungan. Saat ini gedung SMK ini masih dalam proses pembangunan. Untuk sementara sekolah berjalan dengan memakai gedung salah satu sekolah dasar di Desa Kebondalem. Direncanakan tahun depan proses belajar mengajar sudah bisa dilakukan di gedung baru.

“Dalam jurusan batik ini, diajarkan praktek desain, mencanting, serta sejumlah teknis pewarnaan. Untuk itu, kami juga melengkapi SMK tersebut dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah yang menampung limbahnya,” ujar Anas.

Batik bagi Anas sudah menjadi kebanggan bersama, pemersatu, dan penggerak roda perekonomian yang berkontribusi langsung ke pembangunan. Sehingga diperlukan berbagai upaya untuk mengembangkan industri batik daerah. Tidak hanya lewat BBF dan mengenalkan batik Banyuwangi lewat ajang Indonesia Fashion Week, namun menciptakan generasi pembatik sangat diperlukan.

Didirikannya SMK ini, lanjut Anas, agar siswa lulusannya tidak lagi bingung mencari kerja namun cukup memberdayakan dirinya sendiri dengan mengembangkan batik. “Setelah SMK ini berjalan selanjutnya kami juga akan membuka kursus-kursus membatik yang ditujukan bagi ibu-ibu rumah tangga di desa-desa,” imbuh Anas.

Sekedar diketahui, dalam Banyuwangi Batik Festival 2015 lalu digelar sejumlah rangkaian acara untuk mengembangkan industri batik. Mulai dari lomba motif batik, lomba mencanting bagi anak-anak SD – SMP, lomba desain baju batik hingga workshop mencanting bagi para pembatik. (Humas Protokol)

Categorised in:

No comment for Kembangkan Industri Batik, Banyuwangi Dirikan SMK Jurusan Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*