Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Kejaksaan Temukan Buku TK Isi Paham Radikalisme

Kejaksaan Temukan Buku TK Isi Paham Radikalisme

(679 Views) April 16, 2016 1:06 pm | Published by | No comment
Hendry Koes Pratondo menunjukkan sampel buku yang diduga mengandung paham radikalisme

Hendry Koes Pratondo menunjukkan sampel buku yang diduga mengandung paham radikalisme

Banyuwangi, Memorandum – Beredar buku bacaan untuk murid Taman Kanak-kanak (TK) yang isinya diduga mengandung paham radikalisme. Buku-buku tersebut ditemukan petugas intelijen Kejaksaan Negeri di sejumlah Taman Kanak-Kanak di Banyuwangi. Diduga buku-buku tersebut sudah beredar luas di sekolah Taman Kanak-kanak yang lain.

Buku yang diduga mengandung paham radikalisme itu berjudul “Anak Islam Suka Membaca”. Meskipun hanya saju jenis namun terdapat empat jilid mulai jilid I hingga jilid IV. Buku tersebut ditemukan petugas Intelijen Kejaksaan Negeri Banyuwangi saat melakukan operasi intelijen dengan sasaran buku sekolah yang diduga mengandung paham radikalisme. “Hasil pengecekan kita buku itu ada, kita sudah menemukannya di beberapa sekolah,” jelas Hendry Koes Pratondo, petugas Intelijen Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Dari hasil pengecekan, di salah satu Taman kanak-kanak pihaknya menemukan 690 buku yang sebagian sudah berada di tangan pelajar. Oleh pihak sekolah buku tersebut kemudian ditarik dan dikumpulkan di sekolah yang bersangkutan. Sementara pihak Kejaksaan hanya mengambil sampelnya saja.

Beberapa kalimat yang terkandung dalam buku tersebut antara lain : ‘Bila agama kita dihina kita tidak rela, lelaki bela agama, wanita bela agama, kita selalu sedia jaga agama kita demi ilahi semata’, Rela mati demi agama’, lelaki berani bela agama’, berjihad dijalan dakwah’.

Hendry menambahkan, pihaknya tidak bisa melakukan penarikan buku tersebut dari peredaran. Sebab Kejaksaan kini tidak memiliki kewenangan tersebut. Pihaknya hanya melakukan pengecekan ada tidaknya buku tersebut dan selanjutnya melaporkan hal itu pada atasannya. “Kabar yang kita dapatkan buku itu juga beredar di sekolah lain, dan informasinya dijual di sejumlah toko buku,” jelasnya.

Buku tersebut menurutnya diterbitkan sebuah penerbit buku asal kota Solo. Dalam hal ini sekolah memang bebas membeli dan menggunakan buku untuk digunakan di sekolahnya tanpa harus mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan. “Biasanya sales buku datang langsung ke sekolah-sekolah,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Banyuwangi terkait temuan tersebut. Untuk tindakan lebih lanjut mengenai peredaran buku tersebut di sekolah taman kanak-kanak  diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan. “Kabarnya, pihak Dinas Pendidikan sudah mengumpulkan UPTD terkait peredaran buku tersebut,” jelasnya.(jai)

Sumber  | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in: ,

No comment for Kejaksaan Temukan Buku TK Isi Paham Radikalisme

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*