Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » LAROS » Kehumasan BSI Tidak Fungsi dan Tetap Hormati Proses Hukum

Kehumasan BSI Tidak Fungsi dan Tetap Hormati Proses Hukum

(1090 Views) December 1, 2015 12:43 pm | Published by | No comment

Disampaikan F-PDIP DPRD Banyuwangi Irianto, SH

Banyuwangi, Memorandum – Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP) di DPRD mengklaim ada temuan, bahwa pemicu amuk massa anti tambang emas Tumpangpitu dengan Brimob, beberapa hari lalu, terjadi karena adanya kesenjangan luar biasa yang akhirnya memicu kemarahan warga. Dan kesenjangan itu terjadi karena saluran komunikasi antara warga dengan perusahaan pengelola pertambangan yakni PT Bumi Suksesindo (BSI), tidak lancar dan dianggap kurang transparan.

Fraksi PDIP Banyuwangi

Ketua F-PDIP, Irianto, SH

Hal  itu disampaikan Ketua F-PDIP, Irianto, SH kepada Memorandum, Senin (30/11) kemarin. “Ini temuan fraksi (F-PDIP) DPRD Banyuwangi di lapangan. Karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara kekeluargaan dan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat,” kata Irianto.

Irianto menegaskan, sejak beberapa hari di lapangan F-PDIP menemukan bahwa sebenarnya yang menjadi pemicu masalah bukannya penolakan warga terhadap pertambangan, tetapi kurang berfungsinya Kehumasan PT BSI sehingga warga sekitar merasa tidak ada saluran komunikasi yang baik dan lancar.

“Hasil temuan kita di lapangan, ternyata warga sudah tidak lagi mempermasalahkan proses pertambangan. Ketika kita gelar public hearing beberapa waktu lalu, yang ditanyakan warga justru masalah CSR (Corporate Social Responsibility), yang menurut warga kurang transparan. Ini berarti kehumasan perusahaan tersebut tidak berfungsi dan kurang bisa menjelaskan kepada warga. Itulah yang menjadi penyebabnya,” kata Irianto.

F-PDIP akan terus berada di lapangan untuk mendampingi masyarakat dalam menghadaapi masalah ini. “Kita tidak akan menghalangi proses hukum kasus Tumpangpitu. Kita percayakan proses hukum kasus ini kepada Polisi. Selanjutnya, kita berharap agara masalah ini bisa diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Kita tidak ingin kasus ini merembet ke masalah-masalah lain. Kita butuh Banyuwangi aman dan tentram. Apalagi proses pemilihan kepala daerah sudah tidak lama lagi,” kata Irianto.

Sementara itu, Manager Corporate Social Responsibility (CSR) PT BSI, Musmin, menolak memberikan penjelasan kepada wartawan terkait kejadian amuk massa Tumpangpitu. “Untuk sementara ini, semua di-handle langsung oleh Jakarta, Mas. Jadi kita tidak bisa memberikan penjelasan apapun,” kata Musmin, yang dihubungi Memorandum melalui handphone-nya, Senin (30/11) sore. (bud)

Sumber : Koran Harian Memorandum

MEMORANDUM

Categorised in:

No comment for Kehumasan BSI Tidak Fungsi dan Tetap Hormati Proses Hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*