Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Kawasan Ulupampang Pernah Jadi Ibukota Kerajaan

Kawasan Ulupampang Pernah Jadi Ibukota Kerajaan

(4520 Views) August 11, 2014 2:32 pm | Published by | No comment

sembulunganSEMENANJUNG Sembulungan memiliki teluk sempit yang menjorok sangat dalam bernama teluk Pangpang atau juga biasa disebut teluk Pampang. Pada salah satu sudut teluk Pangpang terdapat Pelabuhan Muncar. Kini, Muncar tersohor sebagai salah satu pelabuhan ikan terbesar di Indonesia. Di masa lalu, Pelabuhan Muncar bernama Pelabuhan Ulupampang.

Terletak dekat Selat Bali, Pelabuhan Ulupampang mulai dibangun tahun 1576 oleh Raja Blambangan, Prabu Tawang Alun. Ketika itu, Blambangan dibawah pengaruh kerajaan Mengwi dari Bali. Pelabuhan Ulupampang dibangun Tawang Alun sebagai pengganti Pelabuhan Panarukan yang kala itu mulai ditinggalkan pelaut Portugis. Pelabuhan Ulupampang didirikan Tawang Alun dikawasan Muncar dengan pertimbangan tempatnya strategis dan aman dari serangan musuh.

peta-Banywuangi-1

Selain itu, kawasan tersebut kaya hasil laut, sehingga mendorong pedagang Inggris membuat pusat perdagangan di ka wasan tersebut. Sejak dikuasai pedagang Inggris, Pelabuhan Ulupampang menyebabkan Blambangan maju pesat menjadi pusat perdagangan yang cukup ramai. Tempat itu juga berkembang menjadi pusat perdagangan rempah-rempah antara pihak Nusantara dan Inggris. Tak heran bila kawasan Pelabuhan Ulumpampang atau Muncar di jadikan pusat perdagangan orang-orang Inggris.

Bahkan, tahun 1600-an Ulupampang mampu mengekspor sarang burung walet dan beras ke mancanegara. Sejak sekitar tahun 1760, Pelabuhan Ulupampang berkembang sebagai pusat perdagangan. Namun, kemajuan Pelabuhan Ulupampang atas kontribusi para pedagang Inggris itu membuat VOC Belanda merasa tersaingi. VOC berusaha merebut Pelabuhan Ulupampang karena kawasan Ulupampang saat itu merupakan bagian wilayah VOC.

Terlebih lagi, Ul pampang kaya hasil bumi. Tak lama kemudian, setelah Perang Puputan Bayu, VOC memindahkan ibu kota Blambangan ke Wilayah Muncar mengingat letaknya strategis dan berdekatan dengan pelabuhan Ulupampang. Selain itu, Belanda lebih mudah mengawasi Kerajaan Mengwi yang berniat ingin menguasai kembali Blambangan.

Setelah VOC berhasil merebut Pelabuhan Ulupampang, di kawasan itu dibangun pusat militer dan benteng Van Rijcke sebagai pertahanan dari serbuan atau serangan musuh. Saat  itulah Kerajaan Blambangan bercorak Islam dimulai. Sejak ibu kota Blambangan berpindah tempat ke Muncar, Islam berkembang cepat di Blambangan. Sebagian warga Hindu ada yang pindah ke Pulau Bali dan adapula yang membangun permukiman di kawasan Alas Purwo.

Di abad 17-18, Pelabuhan Muncar telah menjadi pusat mi liter VOC. VOC mengangkat kepala Pelabuhan Muncar dari ke turunan Tionghoa. Sejak itu Pelabuhan Muncar ramai pe dagang dari beberapa negara, se hingga di sekitar pelabuhan ber kembang permukiman baru berbagai etnis. Kini ratusan tahun sudah Pelabuhan Ulupampang berdiri, tapi pelabuhan yang ber – ganti nama menjadi Pelabuhan Muncar itu kini tetap berfungsi dengan baik. (radar-kabarbanyuwangi.info 2013)

Categorised in: ,

No comment for Kawasan Ulupampang Pernah Jadi Ibukota Kerajaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*