Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali

Click to open Menus
Home » LAROS » Kasus Rebutan Lahan Parkir Di Pulau Merah

Kasus Rebutan Lahan Parkir Di Pulau Merah

(497 Views) July 15, 2016 10:42 am | Published by | No comment

Asper Perhutani Akhirnya Minta Maaf

– Manajer KBM Surabaya, Dicky Iswandaru, dan KRPH, Achmad Saiful

Banyuwangi, Memorandum – Kasus rebutan lahan parkir di area wisata Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, dianggap selesai setelah Asper Perhutani Pulau Merah, Widodo, mengaku bersalah dan meminta maaf. Permintaan maaf tersebut disampaikan Widodo dalam pertemuan yang digelar di kantor Kecamatan Pesanggaran, yang dihadiri oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka), Perhutani, Kesatyuan Bisnis mandiri (KBM) dan Pokmas Pulau Merah, Kamis (14/7).

Dalam Pertemuan tersebut, juga dibahas tentang penarikan tiket parkir dan penitipan kendaraan bermotor di area wisata Pulau Merah, tepatnya diluar pagar sebelah barat yang hanya diketahui pihak perhutani tanpa kordinasi dengan pengelolah wisata Pulau Merah. Rapat yang dikoordinasi dan difasilitasi Camat Pesanggaran Drs. Didik Joko Wahono, itu Asper Perhutani (Produksi) Widodo hanya minta maaf atas kejadian tersebut karena tidak ada koordinasi dengan pihak KBM.

Ditemui diruang kerjanya, Asper Widodo mengakui bila dirinya telah dipanggil oleh Polsek Pesanggaran untuk dimintai keterangan terkait lahan parkir yang bermasalah. Sementara itu, Manager Perancanaan, Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) dari Dirvi Surabaya, Dicky Iswandaru, mengungkap[kan, sangat menyayangkan terjadinya mis-komonikasi pihak pengeolah wisata pulau merah dengan Asper Sukomade. “Kita ini sebenar satu instansi. Kenapa kok sampai terjadi perselisihan tentang pengelolahan wisata seperti ini? Kalau ada persoalan, ya diselesaikan dan dikordinasikan dengan baik,”  ungkap Dicky, yang mengaku kedatangannya tersebut hanya mengontrol situasi wisata pulau merah, tepatnya Dusun Pancer, Desa Sumberagung.

Camat Pesanggaran Drs, Didik Joko Wahono, membenarkan bahwa kedua belah pihak sudah berdamai. Selain itu pihak Asper Widodo sudah mengakui kesalahanya dan minta maaf terhadap pengelolah wisata pulau merah.

Kapolsek Pesanggaran Sudarsono melalui Kanitreskrim Aiptu Sutomo, mengakui bahwa pertemuan di Pendopo Kecamatan Pesanggaran untuk mempertemukan kedua belah pihak. Namun disisi lain, pihak Kepolisian akan terus melakukan pemeriksaan terkait lahan parkir maupun penitipan motor tersebut. (swa)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Kasus Rebutan Lahan Parkir Di Pulau Merah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

you MUST enable javascript to be able to comment