Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Banjarsari

Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Banjarsari

(692 Views) April 17, 2016 1:39 pm | Published by | No comment

Setelah Sulihono, Anggrid Mardjoko Menyusul

Banyuwangi, Memorandum – Penahanan tersangka kasus dugaan korupsi Bedah Rumah Kelurahan Banjarsari, Sulihono sedianya dilakukan bersamaan dengan tersangka yang lainnya, Anggrid Mardjoko. Namun, hari itu Anggrid Mardjoko tidak menghadiri panggilan Kejaksaan untuk pelaksanaan tahap II. Kabarnya, Anggrid mangkir dikarenakan sakit.

Kabar ketidakhadiran Anggrid Mardjoko ini dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi AAS Adnyana. Menurutnya, sedianya hari itu Sulihono dipanggil bersama dengan Anggrid Mardjoko. Namun Anggrid Mardjoko hari itu tidak hadir. “Dia tidak hadir, ada pemberitahuannya,” jelasnya.

Adnyana menyatakan, dalam pemberitahuan tersebut, mantan Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) tidak hadir karena sedang sakit. “Kita segera dijadwalkan ulang pemanggilannya,” katanya.

Menurutnya, setelah dilakukan tahap II dari penyidikan ke penuntutan, dalam waktu dekat berkas perkara ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Surabaya. Sehingga dipastikan pemanggilan Anggrid akan dilakukan secepatnya.

Untuk diketahui, dalam perkara ini nama Anggrid muncul setelah penyidik Kejaksaan memeriksa Sulihono. Dimana dalam keterangan Sulihono ada aliran dana yang masuk ke oknum petugas BPMPD. Anggrid diyakini mengetahui bagaimana pelaksanaan dan hasil pengerjaan proyek tersebut di lapangan. Apalagi Anggrid juga mengurusi seluruh administrasi dalam program ini.

Untuk diketahui, proyek bedah rumah di Kelurahan Banjarsari merupakan proyek yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2013. Diduga terjadi penyimpangan dalam proyek yang diikuti 126 rumah ini. Dimana tiap rumah yang masuk dalam proyek ini hanya mendapatkan setengah dari dana yang dialokasikan. Masing-masing rumah dalam proyek bedah rumah ini seharusnya mendapatkan dana sebesar Rp 7,5 juta.(jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Banjarsari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*