Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Kasat Lantas Bersih-bersih Calo SIM – STNK “Ketahuan Tangkap!!”

Kasat Lantas Bersih-bersih Calo SIM – STNK “Ketahuan Tangkap!!”

(3352 Views) September 13, 2015 8:21 pm | Published by | 1 Comment
Kasat Lantas Banyuwangi Amar Hadi

AKP Amar Hadi Kasat Lantas Polres Banyuwangi

Banyuwangi  – Kini situasi Unit Pelayanan mengurus permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polres Banyuwangi semakin tegang saja. Ada istilah piket Provos dan Paminal (pengamanan internal) yang mengawasi jalannya permohonan masyarakat membuat sertifikasi izin mengendarai motor.

Pantauan Memo Jawa Timur, beberapa hari ini mulai ditertibkan dan tidak ada lagi beberapa aktifitas calo atau biro jasa mengurus permohonan SIM.

Dipertegas oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres, AKP Amar Hadi tidak ada boleh aktifitas pelayanan melibatkan jasa calo. “Jika ada anggota yang kedapatan melakukan praktik percaloan SIM akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” ucap AKP Amar Hadi usai rapat dengan Pemda Banyuwangi, Jum’at (11/9).

AKP Amar Hadi sempat menampik diwilayah kerja Unit Pelayanan SIM ada aktifitas calo pembuatan SIM. “Setahu saya tidak ada calo  SIM maupun STNK  di  (Polres Banyuwangi ). Kami terus melakukan pengawasan, kalau ada anggota yang kedapatan jadi calo akan kami tindak,” ujar Amar Hadi.

AKP Amar  menjelaskan, perbaikan pelayanan SIM dan STNK di Polres Banyuwangi  akan selalu  terus diperbaiki. Perbaikan pelayanan dilakukan untuk memberikan kemudahan dan proses cepat bagi pemohon SIM maupun perpanjangan STNK . Tentunya proses cepat kalau pemohon mengikuti proses pembuatan SIM dan lolos mengikuti ujian teori dan praktik. “Ketentuan yang tidak lolos ujian bisa ikut lagi sudah ada ketentuan. Permohonan banyak memang harus antre,” imbuhnya.

Proses pembuatan SIM harus mengikuti persyaratan yang sudah ditetapkan, yaitu mulai dari mengisi formulir pendaftaran, tes kesehatan, ujian teori, dan terakhir ujian praktik. “Jika lulus semua, tinggal bayar administrasi ke Bank  yang di tentukan kemudian bisa foto,” papar dia.

Jika masih ada praktek calo di Baur SIM dan Baur STNK, AKP Amar Hadi berjanji akan menangkap calo dan mencari tahu siapa oknum yang berkerjasama. “Kalau masih ada kita tangkap dan kita proses sesui kesalahan,” tegasnya.

Seperti diwartawan Memo Jawa Timur, praktik percaloan dalam pengurusan surat izin mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di lingkungan Polres Banyuwangi  kembali marak dan dikeluhkan masyarakat.

Tak hanya warga sipil yang menjadi calo, tapi beberapa oknum petugas menjadi calo. Para petugas tak sungkan-sungkan menawarkan jasa mengurus SIM maupun STNK dengan cara cepat dan biaya mahal kepada masyarakat di area parkir Polres Banyuwangi Jl Brawijya.

Mengurus SIM melalui calo dikenakan biaya bervariasi mulai dari Rp 350.000 hingga Rp 450.000. Bahkan bagi pemohon yang berkantong tebal, ada yang mengeluarkan uang di atas Rp 500.000.

Padahal, sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 50 Tahun 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Polri, biaya membuat  SIM C baru hanya Rp 100.000, SIM A baru Rp 120.000, SIM B baru Rp120.000, dan SIM BII baru Rp120.000.

“Belum pungutan biaya tes kesehatan Rp 25.000, yang katanya biaya Asuransi dikelola oleh yayasan,” ujar HRS (40) warga Genteng  usai mengurus SIM. (mam)

Sumber : Memorandum Jawa Timur (beritamemorandum.com)

Categorised in:

1 Comment for Kasat Lantas Bersih-bersih Calo SIM – STNK “Ketahuan Tangkap!!”

  • tepat hari selasa tgl 27 april 2016 tarip perpanjangan sim a dan c dengan mobil keliling yang di lakukan calo junaidi songgon kec songgon bnyuwangi tarp rata rata Rp – 320.000 perintah kasat lantas polres banyuwangi hilangkan calo apa tindakan junaidi cs dan petugas online keliling bukan calo…?tlong punglinya mahal harap di tindak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*