Kapolres Banyuwangi Ancam Pidana Pengoplos Pupuk Subsidi

765 views
banner 468x60)

Kapolres Pupuk

Banyuwangi, Memorandum – Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama melarang  distributor dan pemilik kios pupuk se Bumi Blambangan mengoplos urea. Bagi pelaku yang terungkap melanggar bisa ditindak pidana.

“Jual pupuk sesuai kemasan pabrik. Jangan dicampur-campur lagi atau dikurangi. Mengoplos dan mengurangi takaran pupuk adalah tindakan melawan hukum,” tegas Kapolres dalam Sosialisasi Penyaluran Pupuk Urea di AIL Rogojampi, Rabu (6/1).

Para distributor dan pemilik kios diminta tidak mempersulit distribusi pupuk ke petani. Dan menjual menjual sesuai harga pasar yang berlaku.

“Jangan terlalu mahal melebihi harga  yang telah ditentukan. Permudah petani dalam mendapatkan pupuk agar tanamannya subur dan membuahkan hasil. Ingat, Banyuwangi ini merupakan salah satu lumbung padi di Jawa Timur,” pesannya.

Semakin cepat pupuk sampai ke tangan petani akan menjaga stok padi dan beras di Bumi Blambangan stabil. Sebaliknya, apabila pupuk urea langka di pasaran akan menyulitkan petani dan berimbas fatal bagi publik.

Sosialisasi yang dihadiri Ketua Asosiasi Pupuk Banyuwangi Sunarko Wijaya, Dandim 0825 Letkol Robby Bulan, Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama, serta Sekda Slamet Karyono melibatkan 12 distributor dan 657 pemilik kios.

Menurut Sunarko Wijaya, kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti SK Menteri Perdagangan dan Pertanian terkait surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk bersubsidi antara distributor dan kios.

“Pertemuan ini untuk menyatukan visi antara distributor dan kios agar dalam penyaluran pupuk urea serta yang lain tidak menyalahi aturan,” ungkap Sunarko. (mam)

Sumber : Koran Harian Memorandum

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply

*