Kades Banyu Anyar Tolak Pencopotan Ketua LMDH

969 views
banner 468x60)

Bayuwangi, Memorandum – Kepala Desa Banyu Anyar, Supardi menyayangkan pernyataan Camat Kalibaru  Ir. H. EDY SUPRIYONO, MM tentang pencabutan surat pelimpahan Ketua LMDH Wonoasri sementara Suhri alias P. Alfin, pasca hasil rapat bersama di Balai Desa Banyu Anyar, dilaksanakan Rabo 5 Januari 2016 lalu.

Ditemui dikantornya kemarin (11/1), Supardi sebagai kepala desa menolak pernyataan camat kalibaru melakukan pencabutan Ketua LMDH Wonoasri sementara atas nama Suhri alias P. Alfin.

Supardi juga menjelaskan Ketua LMDH lama Poniran mengajukan surat permohonan pencabutan terhadap sekertarisnya itu Suhri sah sebagai ketua LMDH wonoasri, karna surat perlimpahan yang di bikin olehnya saat mau pergi haji di ketahui oleh Supardi selaku Kepala Desa. “Camat tidak punya wewenang melakukan pencabutan surat pelimpahan itu,” jelas Supardi.

Dikonfirmasi terpisah, terkait pernyataan Kades Banyu Anyar, Camat Kalibaru Ir. H. EDY SUPRIYONO, MM menegaskan, bahwa pihaknya sebagai pejabat pemerintah daerah. “saya itu berbicara berdasarkan hukum secara legalitas Poniran masih sah sebagai Ketua LMDH Wonoasri,” tegasx.

Sementara Poniran dirumahnya, kemarin (13/2) mengatakan, surat pelimpahan yang dibuat itu, sifatnya hanya sementara. “Karena saya mau berangkat haji. Sebagai pemangku wilayah kades memang wajib mengetahui surat pelimpahan itu, sekarang saya sudah pulang dari haji, secara otomatis saya ambil alih jabatan itu sesuai akta notaris yang ada,” ujar Poniran.

Disinggung tentang penarikan dana kontribusi dikawasan hutan lindung (HL) petak74, Poniran menambahkan hal itu di luar tanggung jawabnya. “Surat himbauan dari perhutani sudah jelas melarang melakukan penarikan apapun di kawasan hutan lindung. Jika ada orang yang melakukan penarikan di kawasan itu berarti itu diluar tanggung jawab kami sebagai Ketua LMDH Wonoasri yang sah,” tambahnya.  (fai)

Sumber : Koran Harian Memorandum

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply

*