Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Jeruk di Lahan Perhutani, Komisi IV Pertanyakan Alih Fungsi Lahan

Jeruk di Lahan Perhutani, Komisi IV Pertanyakan Alih Fungsi Lahan

(403 Views) January 18, 2017 11:24 am | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Tentang penanaman jeruk di areal Hutan Tanaman Produksi (HTP) Perum Perhutani di Petak 119, 120, 121, RPH Kedung Gebang, BKPH Blambangan, KPH Banyuwangi Selatan, juga mendapat respon Komisi IV DPRD Banyuwangi. Komisi IV DPRD menilai ada ketidak-beresan. Masalahnya, sesuai bukti yang ada, tanaman jeruk itu ditanam disekitar areal tanaman produksi yang saat ini masih ditanami tanaman keras jenis Mahoni yang diamaternya antara 5 hingga 10 cm.

Sekretaris Komisi IV, Salimi, menyatakan akan segera meminta penjelasan dari pihak Perhutani Banyuwangi Selatan tentang peraturan Alih Fungsi lahan. “Tanaman jeruk di areal hutan produksi itu kan seharusnya mengikuti aturan. Kalau itu nantinya memang melanggar aturan yang ada, ya jelas salah dan harus segera dihentikan. Kita akan pertanyakan masalah itu kepada pihak Perhutani,” ujar Salimi, diruang kerjanya, Selasa (17/1)

Salimi dengan tegas menyatakan, bila penanaman itu bisa bebas dilakukan dengan memanfaatkan tanah Negara, dia juga akan meminta lahan untuk ditanami. ”Bbila penanaman itu bisa bebas dilakukan di tanah Negara, atas nama DPRD saya juga akan meminta seluas 500 hektar dan akan saya bagi-bagikan kepada masyarakat sekitar untuk menanaminya,” kata Salimi dengan nada geram.

Sementara itu, sebagaimana dijelaskan oleh Wakil Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan, Heva Tulus Hidayat, S.Hut.,  penanaman pohon buah jeruk itu dikerjasamakan dengan investor. Menurutnya, pengelolaan lahan yang dikerjasamakan itu secara aturan diperbolehkan. “Ada aturannya, berupa Kepres (Keputusan Presiden) tapi saya lupa nomornya, Perhutani butuh duwit cepet. Kalau kayu bisa 40 tahun baru panen,” jelasnya. (bud)

Sumber | skhmemorandum.com

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Jeruk di Lahan Perhutani, Komisi IV Pertanyakan Alih Fungsi Lahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*