Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PARIWISATA » Janji di Denpasar, Realisasi di Banyuwangi

Janji di Denpasar, Realisasi di Banyuwangi

(1021 Views) September 13, 2015 11:52 pm | Published by | No comment

Janji adalah hutang. Hutang pun harus dibayar. Kalimat bijak penuh pengingat itu, kini direalisasikan dan bukan lagi sekadar janji yang tinggal janji.

Banyuwangi – Pertanda awal ini sudah dilakukan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III melalui Direktur Utama (Dirut), Djarwo Surjanto. Orang nomor satu di struktur perseroan pelat merah di Tanjung Perak Surabaya itu pernah mengungkapkan janjinya mengembangkan kawasan Boom Marina Banyuwangi, sebagai dermaga terintegrasi untuk yacht (kapal layar ringan).

“Seperti janji saya kepada Bapak Bupati Banyuwangi,” ujar Djarwo sejak bertemu Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwnagi pada seminar tentang potensi marina di Denpasar, akhir Mei 2015 lalu.

Keduanya pun saling berkomitmen untuk membangun marina di Banyuwangi dengan segala fasilitasnya. Tepat, Sabtu (12/9/2015), Djarwo Surjanto menyampaikan, kegiatan launching menjadi pertanda awal dari pembangunan Boom Marina di Banyuwangi.

“Pengembangan marina di Pantai Boom Banyuwangi ini akan terintegrasi dengan Pelabuhan Benoa di Bali dan Labuhan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Djarwo yang hadir langsung didampingi Abdullah Azwar Anas.

Pada simbolisasi tersebut, Djarwo juga mengungkapkan, Boom Marina Banyuwangi, sebagai dermaga terintegrasi untuk yacht (kapal layar ringan), juga menghubungkan lokasi lain yang potensial, seperti Karimunjawa, Lombok dan Tenau Kupang.

“Pengembangan infrastruktur wisata bahari yang terintegrasi ini akan mengoptimalkan potensi rute pelayaran di Indonesia,” paparnya dihadapan perwakilan Kementerian Pariwisata, serta sejumlah pelaku bisnis pelayaran domestik dan internasional di peluncuran proyek penting bagi pengembangan wisata bahari Indonesia tersebut.

Menurutnya, pembangunan Boom Marina Banyuwangi tersebut bukan hanya profit bagi pengelola, namun juga memantik pengembangan kawasan dan kreativitas warga. Sehingga, memiliki economic value untuk peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.

“Sebagian besar wilayah Pelindo III terbentang di tujuh provinsi dan memiliki berbagai destinasi wisata menarik. Ini yang membuat korporasi berkomitmen melakukan pengembangan wisata bahari nusantara,” tuturnya.

Apalagi, Pemkab Banyuwangi sedang getol mempromosikan banyak destinasi wisata menarik, seperti blue fire di Kawah Ijen dan kite surfing di Pulau Tabuhan. Kemudian, ada destinasi wisata menantangnya ombak Pantai Plengkung, kearifan budaya Osing dan indahnya alam Alas Purwo. “Dan masih banyak lagi aneka destinasi lainnya,” kata Djarwo.

Kawasan Boom Marina Banyuwangi akan dibangun di area seluas 44,2 hektar, dengan konsep berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan. Kompleks marina modern yang dibangun akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti zona marina, zona residensial, dan zona rekreasi.

“Boom Marina Banyuwangi direncanakan operasi pada pertengahan 2017, dan menjadi tuan rumah even serta berbagai agenda marina internasional. Boom Marina Banyuwangi akan menjadi bagian dari jaringan marina dunia, sekaligus promosi wisata bahari Indonesia di dunia internasional,” cetusnya.

Sementara, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas berharap, Boom Marina Banyuwangi bisa menjadi bagian pembangunan ekonomi kerakyatan. Selain itu, bisa tetap mempertahankan warisan sejarah seperti bangunan kuno peninggalan zaman VOC. “Ini yang nantinya menjadi daya dukung penarik wisata berbasis eco tourism,” tambah Anas, sapaannya. (esp9/esp1)/www.expostnews.com

Categorised in:

No comment for Janji di Denpasar, Realisasi di Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*