Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PERISTIWA » Istri Dijerat Hingga Tewas

Istri Dijerat Hingga Tewas

(1136 Views) October 15, 2015 5:44 pm | Published by | No comment

Reka Ulang Pembunuhan Modus Gantung Diri

Banyuwangi, Memo – Terkuak sudah kematian Sugiartik (37) warga Lingkungan Tembakon Kelurahan Banjarsari Kec. Glagah, yang awalnya disangka gantung diri. wanita satu anak ini dipastikan tewas dibunuh oleh Istriyono (42) suaminya sendiri dengan cara dicekik dan dijerat menggunakan seutas tali.

rekontruksi pembunuhan

TSK Istriyono diamankan Provost menghindari amukan warga karena bunuh istri

Misteri kematian Sugiartik ini baru terkuak dari 33 adegan kasus yang dipraktekkan oleh Istriyono, Selasa (13/10). Agenda rekontruksi ini tertutup dan diawasi langsung Kapolres AKBP Bastoni Purnama.

Tergambar di rekonstruksi ada adegan percekcokan mulut, suami istri yang dikarunia anak laki-laki 7 tahun, Abd. Marik. Sadisnya, Istriyono tahu kondisi istrinya sakit, langsung dicekik dan dijerat dengan tali tampar tiga kali hingga Sugiatik tewas, dan bukan dalam posisi gantung diri, seperti pengakuan pertama Istriyono saat memberi keterangan pada Polisi dalam olah TKP, peristiwa itu terjadi, Sabtu (10/10) lalu.

Ratusan masyarakat dari radius aman, menyaksikan rekontruksi. Mereka histeris dan teriak agar Istriyono dihukum mati, karena perlakuan kejamnya. “Gak pantas hidup, harus dihukum mati”, berulang-ulang. Rata-rata suara warga itu mencibir perbuatan Istriyono yang tega menghabisi nyawa istrinya dengan cara dijerat tali tambang dalam kondisi sakit kepala.

Dalam reka ulang  berjalan 2 jam itu, korban diperagakan oleh Bripda Istzaura, anggota polwan Polres Banyuwangi. Sedangkan Abd Marik (7), anak tersangka diperagakan oleh seorang bocah warga sekitar.

Rekontruksi ini memang bagian dari proses penyidikan yang kami lakukan , Apa yang diperagakan tersangka akan di cocokan dengan keterangan yang ada dalam BAP (berkas acara pemeriksaan ) terang Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama SIK saat di konfirmasi usai rekontruksi,

Hasil reka ulang itu sendiri ,menurut Bastoni Purnama ,tidak berbeda jauh dari keterangan tersangka maupun saksi –saksi dalam BAP, Proses pembunuhan yang dilakukan tersangka tergambar secara lengkap dalam reka ulang. Sebelum dijerat, pelaku terlebih dulu mencekik istrinya.Posisi korban saat sedang duduk menghadap tembok tepat di bawah tali tampar yang menggantung di kayu blandar. Usai dicekik, korban terus dijerat 3 kali mengunakan tali tampar warna biru sampai,’ tewas  Jelas nya

Peristiwa itu sempat diketahui Abdul Marik (7 ) Anaknya sendiri . Aksi pembunuhan berencana ini berusaha ditutupi tersangka dengan alibi istrinya gantung diri.

Perencanaan pembunuhan sudah dirancang sejak pukul 05.00 WIB. Tali tampar yang diambil dari kamar belakang dikaitkan sendiri oleh pelaku di atas kayu blandar dengan posisi menjuntai. Tali itupula yang digunakan untuk menjerat korban,” tambah AKBP Bastoni Purnama.

Penyidik hanya mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai cara tersangka istriyono (42) dalam melakukan pembunuhan mengunakan alat bantu , terhadap istrinya  Sugiatik (35) yang sehari harinya bekerja sebagai penjual sayur melijoan keliling kampung ini.

Sekilas tentang Sugiati versi warga sekitar, wanita pekerja keras. Meski hutangnya banyak tapi digunakan untuk usaha melijo. Tiap pagi korban berjualan sayuran keliling. Sorenya, dia ganti menjual ikan pelasan /pepes .

Istriyono akan dijerat t pasal berlapis. Selain ancaman Pasal 340 KUHP,  Istriyono juga dijerat dengan pasal 338 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup / hukuman mati. (mam)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Istri Dijerat Hingga Tewas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*