Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Hindarkan Pengaruh Negatif, BPP&KB Beri Remaja Perhatian Lebih

Hindarkan Pengaruh Negatif, BPP&KB Beri Remaja Perhatian Lebih

(6219 Views) March 12, 2015 11:05 am | Published by | No comment

BANYUWANGI – Badan Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana (BPP&KB) kembali bergiat dengan kegiatan yang melibatkan para remaja. Walau pun fokus BPP&KB menyeluruh pada balita, anak-anak, remaja hingga lansia, namun remaja mendapat porsi perhatian yang besar. Hal itu dikarenakan remaja berada pada masa transisi, dimana pola pikirnya masih labil dan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.

Salah satu bentuk perhatian BPP&KB untuk remaja adalah lewat penyelenggaraan kemitraan advokasi dan Komunikasi Institusi & Education (KIE) Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) melalui siaran radio / talkshow dengan Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI),  Pusat Informasi dan Konseling-Remaja (PIK-R), dan pramuka Saka Kencana, Selasa (10/3).

Kepala BPP&KB, Muhammad Pua Jiwa melalui Kabid Data, Advokasi dan Peran Serta Masyarakat, Sugeng Fadjar Hariyanto mengatakan, remaja perlu tahu informasi tentang Keluarga Berencana. “Kami fokus pada pembinaan remaja. Para  remaja diajak untuk  lebih concern pada rekan-rekannya, utamanya dalam menyebarluaskan informasi terkait penundaan usia pernikahan, Generasi Berencana (Genre), kesehatan reproduksi dan bagaimana menghindarkan diri dari penyakit-penyakit menular seksual,”kata Fadjar dalam acara yang diselenggarakan di Gedung Kwarcab Pramuka itu.

Penyebarluasan informasi itu, ujar Fadjar, lebih menarik minat remaja jika dikemas dengan cara yang menarik dan tidak membosankan, salah satunya lewat dunia kepenyiaran dan penyuluhan.

Dalam kesempatan itu, peserta diajak langsung untuk berinteraksi dengan lembaga PIK-R. Selama ini PIK-R secara rutin memberikan informasi dan penyuluhan kepada remaja, menyediakan pelayanan konseling, serta  mengajarkan life skill agar kelak mereka mandiri dalam berwirausaha.

Koordinator  PIK Genre Banyuwangi, Bambang Priyambodo yang menjadi nara sumber  menceritakan, bentuk pendekatan kepada remaja perlu cara-cara yang unik, santai dan menyenangkan. Lembaganya bahkan merangkul radio komunitas untuk mengajak remaja praktek penyiaran dengan bahasa komunal (bahasa yang dipakai di masyarakat sekitar seperti bahasa Jawa, Osing, Madura – red). “Kami berharap, upaya yang kami lakukan bisa memotivasi perubahan perilaku remaja dalam mempergunakan hak reproduksinya dengan sehat dan bertanggungjawab,”harap pria yang turun langsung memberikan solusi untuk permasalahan  remaja sejak 2009 itu.

Ilmu peserta semakin terasah dengan informasi yang disampaikan nara sumber kedua, Joko Sunarko. yang khusus membahas tentang teknik mewawancarai dan talkshow di radio. Di akhir acara, peserta terjun langsung mempraktekkan diri sebagai penyiar yang mewawancarai nara sumber dengan gaya seolah-olah mereka tengah siaran di radio.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa kaum muda yang terlibat dalam komunitas seperti PIK-R, pramuka, dan PMR dari beberapa sekolah, serta para remaja yang tergabung dalam jaringan radio komunitas. Jumlah radio komunitas di Banyuwangi ada 50 radio komunitas. Dua puluh tiga di antaranya tergabung sebagai anggota JRKI. Namun yang tercatat secara resmi dan berizin serta berada di bawah koordinasi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika jumlahnya sebanyak 18 radio komunitas. (Humas & Protokol)

Categorised in:

No comment for Hindarkan Pengaruh Negatif, BPP&KB Beri Remaja Perhatian Lebih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*