Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » Hearing Pupuk Forsuba Dituding KTNA Potensi Ganggu Distribusi Pupuk Bersubsidi

Hearing Pupuk Forsuba Dituding KTNA Potensi Ganggu Distribusi Pupuk Bersubsidi

(696 Views) January 8, 2016 4:19 pm | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Hearing pupuk dari pengaduan Forum Suara Blambangan (Forsuba) di DPRD tidak jelas ujung pangkalnya. Sehingga tidak ditemukan solusi titik temu  dan akan dijadwal kembali.

Forsuba menyoal tentang dugaan gudang penyimpanan dan pengantongan pupuk milik PT Bromo di Jalan Lingkar Ketapang Kecamatan Kalipuro yang belum memiliki ijin. Maka rencananya hearing lanjutan akan dijadwalkan kembali .

Hadir dalam hearing Komisi II, perwakilan Polres Banyuwangi, Dinas Perindustrian,Perdagangan dan pertambangan, Dinas Pertanian,Perkebunan dan Kehurtanan.

“Karena pihak dari Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM) serta Kapala Satpol PP yang berkompeten terhadap persoalan ijin tidak hadir, Komisi II belum dapat mengambil kesimpulan apapun terkait dengan pengajuan hearing yang disampaikan Forum Suara Blambangan,sehingga hearing lanjutan akan dijadwal ulang kembali” Ungkap Ketua Komisi II, Marifatul Kamilah, SH, Kamis (8/01).

Ketua Forum Suara Blambangan, Abdillah Rafsanjani yang menyampaikan bahwa aktifitas Gudang penyimpanan pupuk PT Bromo yang melakukan kegiatan pekerjaan pengantongan pupuk Kaltim disinyalir tidak memiliki ijin dari Pemerintah Daerah. Menurut Abdillah hal itu dibuktikan dengan adanya penggerebekan dan surat peringatan untuk menghentikan aktifitas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pihak Polres Banyuwangi yang ikut diundang dalam hearing itu, juga membantah jika pernah ada penggerebekan di Gudang PT Bromo. Kepolisian ketika itu hanya mendampingi kegiatan cek lapangan aktifitas di Gudang PT Bromo itu, bersama dan tas permintaan Satpol PP.

Hingga hearing ditutup oleh Ketua Komisi II, pihak BPPT-PM dan Satpol PP belu.

Ditemui terpisah, Ketua KTNA Banyuwangi, Micheal Edi Hariyanto  sangat prihatin atas sikap beberapa elemen masyarakat yang terkesan mengada-ada tersebut. Pengajuan hearing terkait dengan aktifitas pengantongan pupuk milik PT Bromo yang diduga tidak berijin itu, berpotensi menganggu distribusi pupuk ke petani. Sepengetahuannya, gudang PT Bromo selaku pemenang tender pekerjaan pengantongan pupuk kaltim tersebut telah memiliki ijin dasar. Sedangkan ijin pengantongan masih dalam proses pengurusan.

“ Secara prinsip Tanda Daftar Gudang PT Bromo sudah ada, termasuk dengan ijin-ijin dasar lainnya. Sedangkan ijin pengantongan masih dalam proses,maka dari itu kami mohon Pemerintah Daerah tidak mempersulit, agar proses distribusi pupuk tidak terganggu, perlu diingat pupuk merupakan kebutuhan vital bagi petani” jelas Micheal dikantornya, kemarin. (ydi)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in:

No comment for Hearing Pupuk Forsuba Dituding KTNA Potensi Ganggu Distribusi Pupuk Bersubsidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*