Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » EKONOMI » Harga Solar Turun, Nelayan Muncar Kesulitan Pasokan Solar

Harga Solar Turun, Nelayan Muncar Kesulitan Pasokan Solar

(743 Views) January 6, 2016 10:42 am | Published by | No comment

Banyuwangi, Memorandum – Meski harga BBM jenis solar ditetapkan pemerintah turun sejak 5 Januari 2016, namun sikap nelayan di pelabuhan ikan Muncar, Banyuwangi tidak bereaksi. Pasalnya, kondisi solar sebagai bahan bakar utama untuk aktivitas pelayaran mereka justru sulit dicari.

Nelayan BBM

Kondisi itu terlihat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), di area pelabuhan Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Sejumlah nelayan lengkap dengan ratusan jurigen, terlihat mengantri lama untuk mendapatkan jatah BBM jenis solar. Bahkan mereka harus rela antri lama, 6 jam baru dilayani. “Saya mengantri sejak jam 6 pagi, hingga sekarang solar belum datang,” ungkap Choirul Anam (47) seorang nelayan, kemarin (5/1).

Pada faktanya, ungkap Choirul, dirinya bersama nelayan lain tidak melaut karena BBM solar belum terisi. “Banyak nelayan yang menyandarkan kapalnya karena BBM solar terbatas. Kabar BBM turun tidak ngaruh,” ungkapnya.

Kabar turun itu memang ada sebagian nelayan senang. Tapi percuma kalau kondisinya solarnya sulit dicari atau terbatas tentu masalah lagi. Padahal nelayan untuk melaut membutuhkan setidaknya 7 jurigen atau 250 liter solar. “Setiap hari 500 liter solar untuk dua kapal,” imbuhnya

Di SPBN ini terdapat dua pompa pengisisan BBM untuk melayani setiap nelayan yang akan membeli solar. Akan tetapi kata nelayan satu pompa mengalami rusak, sementara satu pompa lainnya stok BBM nya habis. Meskipun demikian pihak petugas SPBN setempat memastikan paling tidak sore hari (5/1), ketersediaan solar ditempatnya akan kembali normal. Petugas beralasan adanya keterlambatan pendistribusian BBM ke SPBN tersebut.

Kebijakan pemerintah kabar harga BBM diturunkan. Pungutan dana ketahanan energi (DKE)yang tadinya akan diberlakukan pun ditunda. Sesuai keputusan pemerintah, harga solar turun dari Rp 6.700 menjadi Rp 5.650. Harga premium untuk non-Jamali (Jawa, Madura, dan Bali) turun dari Rp 7.300 menjadi Rp 6.950, sedangkan harga premium untuk Jamali turun dari Rp 7.400 menjadi Rp 7.050. (ndy)

Sumber : Koran Harian Memorandum

Categorised in: ,

No comment for Harga Solar Turun, Nelayan Muncar Kesulitan Pasokan Solar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*