Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » KRIMINAL » Gubernur Ijinkan Polisi Periksa Anggota DPRD

Gubernur Ijinkan Polisi Periksa Anggota DPRD

(804 Views) August 18, 2016 12:56 pm | Published by | No comment

Terkait Perkara Penipuan Rp. 6.2 Miliar

Banyuwangi, Memorandum – Kasus dugaan penipuan MLM Wandermind terus berkembang. Tersangka untuk kasus inipun bertambah satu lagi. Tersangka baru merupakan oknum anggota DPRD Banyuwangi berinisial Eko Susilo. Polisi bahkan sudah mengantongi izin dari Gubernur Jawa Timur untuk melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan.

Kepastian turunnya izin pemeriksaan pada Eko Susilo ini disampaikan Kapolres Banyuwangi AKBP Budi Mulyanto kemarin (15/8). Izin tersebut sudah turun beberapa hari lalu. Meski yang bersangkutan merupakan oknum anggota DPRD Banyuwangi namun menurut Kapolres perbuatan ini dilakukan dalam kapasitas pribadi. “Izin sudah turun, izin itu terkait pemeriksaan status,” kata mantan Kapolres Sampang ini.

Dengan turunnya izin dari Gubernur tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada Eko Susilo. Menurutnya, pemeriksaan bisa dilakukan kapanpun tergantung kepada penyidik yang menyiapkan administrasi serta materi penyidikan. “Kalau pemeriksaan akan dilakukan sesuai dengan administrasi yang dibuat penyidik,” tegasnya.

Dikonfirmasi mengenai hal ini Eko Susilo mengaku dirinya masih berada di luar Negeri. Pria ini meminta Memorandum untuk menghubungi pengacaranya. “Mohon maaf, Saya masih di luar Negeri, mohon hubungi pengacara saya Ani Indriyani,” katanya melalui pesan singkat (SMS).

Kepada Memorandum Ani Indriyani menyatakan kliennya sebenarnya merupakan korban. Pihaknya memiliki alat bukti dan saksi yang mengetahui kliennya adalah korban. Sebab menurutnya Amir menjanjikan kepda semua member termasuk kliennya, jika member sudah mencapai crown Ambassador akan mendapatkan 1% dari omset dunia. “Semua orang pasti ingin satu bulan mendapatkan miliaran rupiah,” jelasnya melalui saluran telepon.

Dia juga menampik kliennya ikut serta membantu kejahatan. Karena kliennya tidak tahu kalau itu kejahatan. Sebab bisnis itu berkaliber dunia yang berpusat di Amerika. Dia menegaskan kliennya siap hadir jika ada panggilan. “Kami selalu pro aktif karena saya yakin klien saya tidak bersalah, semua kan perlu pembuktian lebih lanjut,”  tegasnya.

Informasi yang berhasil dikumpulkan Memorandum, kasus ini dilaporkan sekitar 30 orang anggota MLM Wandermind. Eko Susilo sendiri merupakan upline yang merekrut, dan mengumpulkan anggota  Wandermind yang kini menjadi pelapor. Eko Susilo juga yang mendatangkan presentator dari luar daerah.

Untuk dugaan kerugian akibat kasus ini, sesuai keterangan para pelapor seluruhnya mencapai kisaran Rp 6,2 miliar. Uang para anggota itu seluruhnya disetorkan melalui Eko Susilo. Sehingga para pelapor akhirnya melaporkan Eko Susilo ke Polres Banyuwangi.

Sebelumnya, Penyidik sudah menetapkan Jawahir Amiruddin Masser, (40), warga Makasar, Sulawesi Selatan sebagai tersangka. Pria ini dijemput penyidik di kediamannya pada akhir Juni lalu. Jawahir Amiruddin Masser merupakan presentator yang didatangkan Eko Susilo untuk melakukan presentasi di salah satu hotel di wilayah Genteng.(jai)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for Gubernur Ijinkan Polisi Periksa Anggota DPRD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*