Banyuwangi The Sunrise Of Java || Kota Festival || Jelajahi Banyuwangi, Anda Pasti Ingin Kembali
Menu Click to open Menus
Home » PEMERINTAHAN » GMNI Desak Pemerintah Daerah Selesaikan Sengketa Agraria di Banyuwangi

GMNI Desak Pemerintah Daerah Selesaikan Sengketa Agraria di Banyuwangi

(611 Views) September 23, 2016 2:47 pm | Published by | No comment
mahasiswa-desak-pemerintah-daerah-selesaikan-sengketa-tanah

– Kelompok Mahasiswa yang tergabung dalam GMNI, saat menggelar aksi demo

Banyuwangi, Memorandum – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banyuwangi, menggelar aksi demo mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD untuk segera menyelesaikan berbagai sengketa tanah atau konflik agraria di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (22/9) di Gedung DPRD.

Dalam aksinya, Mahasiswa menuntut Pemerintah Daerah dan DPRD segera menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di beberapa daerah di Banyuwangi, seperti halnya yang terjadi  di perbatasan kawasan hutan dan kawasan perkebunan. “Beberapa wilayah seperti daerah Bongkoran Wongsorejp, tanah Pusaka Grajagan, Tanah Erpach di Tegaldlimo, hingga kini masih terjadi sengketa tanah antara masyarakat dengan Perhutani maupun Taman Nasional. Hal ini perlu perhatian khusus Pemerintah dan DPRD,” ucap koordinator aksi GMNI Faeruza Firdaus, dalam orasinya.

GMNI Banyuwangi berharap, aksi demo yang dilakukan bertepatan dengan Hari Agraria Nasional. Penyelenggara Pemerintah kabupaten Banyuwangi bisa dan segera menyelesaikan konflik-konflik agraria yang sudah terjadi.

Selain itu, setelah ditetapkannya peraturan bersama 4 (empat) Kementerian, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN-RI) sebagai upaya pengaturan terhadap perubahan pemanfaatan lahan khususnya di kawasan hutan. Semangat yang sudah dibuat tersebut, harus didorong oleh semua pihak agar penyelesaian konflik agraria bbisa terlaksana dengan baik.

“Atas dasar peraturan bersama 4 menteri, kami mendesak Pemda dan DPRD untuk segera membentuk Tim IP4T dan Panitia batas desa” ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD, Ismoko saat menemui aksi demo Mahasiswa tersebut mengatakan, siap menampung aspirasi yang disampaikan oleh Mahasiswa. Pada intinya DPRD merasa sejalan dengan pemikiran Mahasiswa, agar proses sengketa agraria di kabupaten Banyuwangi segera diselesaikan dengan koridor peraturan perundang-undangan  yang berlaku.” Aspirasi yang disampaikan oleh Mahasiswa akan segera kita tindak lanjuti” Ucap Ismoko dihadapan Mahasiswa. (ydi/bud)

Sumber | Koran Harian Memorandum

Koran Harian Memorandum 2016

Categorised in:

No comment for GMNI Desak Pemerintah Daerah Selesaikan Sengketa Agraria di Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*